TANGGERANG, SJN.Com,- Catat dan laporkan bila ditemukan pelaku yang melakukan praktik pungli pada proses pembuatan PTSL.

Menjelang Pilpres dan Pileg ketika semua mata tertuju pada tanggal 17 April 2019 seolah kita semua diperdaya bahwa tidak ada yang lebih penting dari hal tersebut contohnya seperti praktek pungli yang terus dilakukan dalam program PTSL yang menjadi program unggulan Presiden Jokowi kataJufri Nugroho selaku Koord. Advokasi & Investigasi TRUTH didalam pernyataan rilisnya belum lama ini.

Jika kemarin ramai diperbincangkan di Kota Tangsel namun hari ini bergeser ke Kota Tangerang diduga warga Kelurahan Sudimara Barat dipungli sebesar 6 juta rupiah dengan modus  2,5 juta di bayar untuk uang muka dan sisanya setelah jadi, hal tersebut diduga dilakukan secara sistematis melibatkan RT/RW, Kelurahan dan BPN.

Jelas bahwa dalam SKB Tiga Menteri Nomor: 25/SKB/V/2017, Nomor: 590-3167A Tahun 2017, Nomor: 34 Tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis. Adapun biaya Rp 150 ribu per bidang yang dimaksudkan untuk pembelian patok 3 buah, materai 1 lembar dan adminitrasi serta transportasi petugas panitia. Biaya tergantung daerah, di Jawa sekitar Rp 150.000-250.000, luar Jawa batas maksimal sekitar Rp 350.000 per bidang.

Namun seolah menjadi ladang korupsi yang diduga dilakukan oleh seluruh Panitia yang terlibat untuk melakukan penyimpangan berupa pungli kepada masyarakat dengan nilai fantastis hal tersebut tentu tidak sesuai aturan. Kami juga menyayangkan atas sikap dari Para penegak hukum seperti Polres Kota Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kota Tangerang hanya menindak setelah ramai diperbincangkan namun tidak dalam upaya pencegahan agar masyarakat tidak dirugikan.

Kami juga mendesak agara Walikota Kota Tangerang Arif Wismansyah dan Wakil Walikota Sachrudin mengambil tindakan tegas jika terbukti ada bawahannya yang melakukan pungli terkait PTSL jangan seolah menutup mata agar terlihat semuanya tidak pernah ada masalah namun pada faktanya banyak masyarakat menjerit karena pungli yang semakin tidak terkendali.

Jupri berharap, jangan kasih ruang terhadap para pelaku yang melakukan praktik pungli terhadap proses PTSL pintanya. (Bg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here