GARUT, Suara Jabar News.Com,-SetelMh tamat sekolah, para siswa merayakan kelulusan Ujian Nasional (UN) tidak harus dengan aksi curat coret seragam sekolah lalu berkonvoi keliling kota dengan memakai kendaraan motor maupun mobil.

Sepeti apa yang dilakukan oleh siswa-siswi SMKN-1 Garut yang merayakan keberhasilan dengan memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan menggelar buka puasa dan do’a bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka.

Kegiatan yang diikuti 729 siswa peserta UN, para guru, staf dan yang lainnya dilaksanakan di halaman SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Drs H Dadang Johar Arifin.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut Kepala SMKN-1 Garut, Drs. Dadang Johar Arifin yang dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan bahwa buka bersama ini sengaja dilaksanakan bertepatan dengan pembukaan kelulusan, untuk menghindari aksi curat-coret dan konvoi kendaraan di jalan raya. Senin (13/05).

” Ini kan bulan suci, lebih baik dirayakan dengan kegiatan positif dan khidmat. Curat coret, konvoi dan ugal-ugalan itu kebiasaan lama yang sudah tidak relevan dengan konteks kekinian.” jelasnya.

Kasek yang sempat juga mengumumkan kepada seluruh siswa peserta UN di sekolahnya dengan tingkat keberhasilan 100 persen, disambut suka cita dan ucapan puji syukur yang serempak.

“Sebagai kepala sekolah, tentu saja merasa bangga dengan sikap anak didik yang mau mentaati aturan yang dibuat. Bahkan mereka dengan sukarela memberikan seragam bekas sekolahnya untuk dibagikan kepada pihak yang membutuhkan.” ujarnya.

Selanjutnya acara ditutup dengan do’a dan shalat magrib bersama, kemudian para siswa bersalaman dengan para guru, staf sekolah serta foto bersama.. (J/BG).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here