Oleh M.Mufti Mubarok

Jakarta, Suara Jabar News.Com,- Ketua Umum DPP HIMKOTI
(Himpunan Masyarakat Kelapa Online Terpadu Indonesia)

Industri kelapa Nasional saat ini masih lesu secara umum akan
menjadi perhatian serius bagi HIMKOTI, sebuah organisasi baru yang dibentuk
oleh Badan Pengembangan Industri Kepala (BPIK) atas Inisiasi KADIN dan HIPO
(Himpunan Pengusaha Online).

HIMKOTI akan membuat industri kelapa nomer satu dunia dengan mengandeng
stakeholder kelapa se Indonesia dan dunia dengan konsep ekonomi digital
global.

HIMKOTI sebagai pelopor organisasi Sosial Preneur akan membentuk struktur
dari pusat hingga ke pelosok negeri sebagai upaya penguatan struktur dan kultur
industri kelapa nasional.

Pada anggal 21 sampai 22 Agustus 2019 ini mengelar
FGD di Swis Bel Hotel Kalibata Jakarta dalam rangka menyatukan kepentingan
steakholder semua pihak mulai dari petani, pemerintah, industri, para ekportir
dan masyarakat perkelapaan nasional.

Dari FGD ini akan lahir industri kelapa nasional yang bisa menjadi nomer satu di
dunia. HIMKOTI akan menbentuk holding company industri kelapa mulai dari
hulu dan hilir dengan pendekatan industri 4.0.

Potensi luas lahan Indonesia adalah nomer satu dunia dengan luas 3.810 juta
Hektar, peringkat kedua Pilipina 3.562 juta hektar, dengan produksi 15.4 Milyar
kelapa per tahun dan ketiga India dengan luas 1.890 juta hektar.

Namun
produktifitas Indonesia masih kalah dengan India dan Pilipina. Inilah tantangan
HIMKOTI untuk menjadikan potensi produktifitas nomer satu dunia.

Di Indonesia dari 3.562 juta Hektar peringkat pertama adalah pulau Sumatra
sebesar 1.12 juta hektar dengan produksi 890 ribu ton, pulau Jawa 793 Ribu
Hektar produksi 605 ribu ton, Sulawesi 765 ribu Ha dengan produktifitas 700
ribu ton, Maluku dan Papua 345 ribu Hektar produkti 345 ribu ton.

Program utama dari HIMKOTI adalah menjadi industri kelapa nasional
nomer satu dunia dengan program strategis standarisasi harga hasil kelapa dan
olahannya, memberikan permodalan bagi ukm dan industri kelapa, membuat
sentra sentra industri kelapa nasional, membuka lahan baru dengan teknologi
baru, membuka peluang eksport dan membuat aplikasi industri kelapa digital.

Dengan 5 lini bisnis utama HIMKOTI akan membuka industri setrategis mulai
dari industri kelapa sabut, arang, minyak, air kelapa, nata decoco, budidaya dan
semua produk turunannya yang berjumlah 154 produk kelapa.

HIMKOTI selain menguasai nasional diharapkan dalam waktu 2 tahun ke depan
bisa menguasai industri dunia. (Tim PWOIN/Benny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here