DEPOK, Suara Jabar News.Com,- Komisi Pemiluhan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok sosialisasi Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Depok tahun 2019 – 2024.

Hadir dalam acara tersebut Walikota Depok KH, Muhammad Idris, ketua KPUD Bana Sobharna, ketua Bawaslu Luli Barlini. serta siswa sekolah tingkat SLTA.

Pendidikan politik kepada para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai pemilih pemula.

Dalam sambutan Walikota Depok, KH, Muhammad Idris menyampaikan, Pada hakekatnya politik itu baik, yang membuat politik tidak baik adalah oleh karena ulah manusia katanya di wisma hijau Selasa (20/8/2019).

Menurutnya, Politik itu adalah usaha untuk wujudkan kebaikan bersama, jadi jangan tabu terhadap politik tandasnya.

Idris juga mengimbau kepada para pelajar SMA untuk melek politik, karena generasi milenial diminta tidak hanya menjadi penonton politik, melainkan sebagai pelaku politik pintanya.

Pengenalan politik sedini mungkin terhadap pelajar SMA dinilai penting, oleh sebab itu, sebagai generasi penerus bangsa atau.kaum milenial diharapkan dapat mengendalikan politik dengan porsinya masing-masing.

Idris menilai, pendidikan politik kepada anak-anak SMA dianggap penting untuk menjauhkan stigma buruk.

“Soal politik. Ribut-ribut yang dipertontonkan anggota dewan kerap kali menimbulkan citra buruk politik”, lanjut orang nomor satu di kota depok ini.

“Sebab yang ditangkap oleh para pemilih pemula adalah soal simbil – simbol parpol, baik itu di kampus karena sehingga dampak dari Pemilu membuat sebagian pemilih pemula antipati,

Untuk itu, kita ingin kembalikan politik yang sehat dan baik yang membuat ke sembrawutan adalah para pelakunya, pungkas idris.

Lebihnjauh Idris katakan, kota Depok sendiri akan menggelar Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 2020.

Idris berharap para pelajar perlu mendapatkan pendidikan politik yang baik, dengan mengikuti tata cara sosialisasi pemilu, sehingga atas partisipasi merekalah nanti akan melahirkan pemimpin yang baik di kota depok.

Keterlibatan para pemilih.pwmula juga diukur, karena dari partisipasi merekalah akan terwujud demokrasi.

Maka dari itu, pihak Kesbangpol perlu untuk memberikan pendidikan politik, agar kecerdasan politik mereka dapat tersalurkan.

Kegiatan sosialisasi pendidikan politik juga dilakukan tanya-jawab dengan para pelajar.

Dikesempatan itu Ketua Bawaslu Depok Luli Barlini sempat memberikan pertanyana kepada peserta terkait lembaga penyelenggara pemilu Indonesia, pertanyaan itu sebelumnya dilontarkan ke salah satu seorang siswi SMA.

Pertanyaan diberikan kepada tiga penanya, tapi yang satu saya lupa, yang saya tahu sejauh ini KPU dan Bawaslu serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, kata si.penanya.  (YN/Bg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here