JAKARTA, Suara Jabar News.Com,-
Pertarungan capim KPK sudah berjalan dari sebuah proses panjang yang cukup memakan waktu, pikiran dan tenaga

Upaya pembunuhan karakter, (charakter assasination) itu ternyata stratwgi dari sebuah skenario atau strategi untuk alat jegal.menjegal yang senantiasa menjatuhkan terhadap capim KPK yang.lolos seleksi pansel.

Hal itu diungkapkan oleh Penggiat Anti Korupsi GPHN – RI yang mencium adanya aroma busuk yang ingin menjegal calon pimpinan (Capim) KPK dari unsur lembaga Polri.

Madun ketua umum GPHN – RI, mensinyalir adanya kecenderungan penjegalan terhadap capim KPK dari unsur Polri dengan cara pembunuhan karakter (character assasination) katanya dalam rilis yang disampaikan kepada awak media ini, Kamis, (29/8/2019)

Dikatakan Madun, ada upaya penjegalan dengan cara pembunuhan
Karakter terhadap capim KPK dari unsur Polri yang dilakukan oleh kelompok yang ingin menguasai KPK ujar madun.

Sebaiknya tidak boleh ada pihak yang melakukan intervensi terhadap panitia seleksi (pansel) capim KPK agar tidak menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat pungkaanya.

Lebih lanjut Madun katakan, pihak ICW dan Pegawai KPK semestinya menciptakan suasana harmonisasi, tidak mencari cari kesalahan capim KPK yang lolos seleksi.

“Seandainya capim KPK ini.lolos menjadi komisioner KPK, tentu akan ada yang.mengawasi kinerjanya”, jelas madun.

Untuk itu, kami sebagai penggiat anti korupsi menilai adanya kecurigaan yang dilakukan.pihak tertentu dengan membentuk tim sukses capim KPK ingin menjegal capim KPK yang lolos seleksi.

Madun berharap pihak ICW yang didukung oleh pegawai KPK tersebut dinilainya tidak proporsional terkesan cara jalanan ucapnya.

Madun berharap, tokoh – tokoh besar, seperti Buya
Safi’i Maarif tak perlu ikut mencampuri atau.mempengaruhi bapak Presiden RI, karena semuanya sudah diserahkan pada pansel capim KPK

BACA JUGA :   Kodim 0508 Bersama Walikota Depok Buka TMMD Di Tapos

Madun juga berharap, kalau memang semua capim KPk yang.lolos dan bekerja serius, cukup dengan mengusulkan pada DPR RI, agar semua capim KPK membuat pernyataan pakta integritas, hitam.diatas putih.

“Kalau capim KPK tidak bisa menuntaskan tunggakan adanya perkara korupsi yang mandek, harus siap mengundurkan diri”.

Dengan begitu kata Madun, nantinya tidak menimbulkan ekses kegaduhan atau pwrmasalahan yang berkepanjangan. harapnya. (Ben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here