DEPOK, Suara Jabar News.Com,- Sejumlah pedagang Pasar Kemiri Muka, Beji Depok meminta Pengadilan Negeri (PN) Depok untuk menuntaskan kaitan persoalan yang tertunda yakni, putusan yang telah ditetapkan sejak tahun 2019 lalu segera dilaksanakan eksekusi, termasuk penyerahan aset lahan dan bangunan kios, lapak dan los yang ada.

“Keputusan sudah ditetapkan tinggal dieksekusi termasuk keberadaan aset lahan dan bangunan milik PT Petamburan Jaya Raya (PJR).

Hal itu dikarenakan Pemkot Depok telah delapan kali kalah dalam gugatan di PN Depok, Pengadilan Tinggi Bandung hingga Mahkamah Agung,” kata Ahmad M, satu anggota tim 10 Pedagang Pasar Kemiri Muka, Beji, Kamis (07/11/2019).

Hampir seluruh pedagang yang mencapai ratusan orang sudah paham dan mengerti duduk permasalahan kaitan dengan masalah hukum terhadap lahan yang sempat disengketakan Pemkot Depok terhadap PT PJR sebagai pemilik yang sah lahan tersebut.

Menurut dia, masalah hukum sebetulnya sudah selesai semua tinggal menunggu pihak PN Depok melakukan eksekusi di lapangan kaitan dengan keberadaan lahan dan bangunan pasar tersebut. “Yang jelas lahan dan bangunan di Pasar Kemiri Muka sesuai fakta hukum milik PT PJR jadi Pemkot Depok tidak berhak menolak hasil putusan PN Depok,” ujarnya yang berharap Kepala PN Depok melanjutkan eksekusi yang tertunda sejak Juni atau Juli 2019 lalu.

Pedagang sudah bosan melihat kondisi tempat usahanya yang semrawut dan kumuh, keluhnya sehingga berharap pihak PN Depok mengambil langkah sesuai hukum yang berlaku.Ratusan pedagang siap mendukung kegiatan eksekusi tersebut. “Pemkot Depok atau Wali Kota Depok Mohammad Idris seharusnya mengerti dan memahami masalah ini jangan malah dibiarkan berlarut larut tegasnya..

Seorang pedagang Pasar Kemiri Muka mendukung langkah upaya eksekusi tanpa mengusir dan menggusur ratusan pedagang yang pernah dijanjikan pihak PT PJR tersebut.

“Kami jelas mendukung renovasi tempat usaha pedagang namun sayang Wali Kota Depok Muhammad Idris tidak terima gugatan, padahal sudah delapan kali kalah,” sebut pedagang kecewa.

Pengelolaan dan rencana renovasi yang dilakukan pihak PT PJR sesuai perjanjian maupun kesepakatan dengan ratusan pedagang tentunya sangat diharapkan. Terlebih sesuai fakta hukum pihak PT PJR sebagai pemegang yang sah sertifikat tanah lahan Pasar Kemiri Muka, jelasnya.

Pedagang berharap PN Depok secepatnya melakukan eksekusi atau pembacaan hasil sidang di lokasi pasar pintanya. (YB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here