JATENG, SJN.Com, Terkait pengeroyokan dan pemukulan yang dilakukan oleh 5 orang Debt Colektor (Pekerja Spesialis Penagih Utang) dengan korban yang mai di ambil unit motornya disidangkan ke Pengadilan.

Mencari keadilan pada agenda sidang pembacaan keterangan saksi di pengadilan negri (PN) Pekalongan Jawa Tengah, Rabu (11/3/2020).

Andi selaku Anggota Intelijen Investigasi Aliansi Indonesia mengaku bahwa dirinya pernah dikeroyok anggota dari lima orang Debt Collector dan memukul dengan gelas ke salah satu pengeroyoknya. Pemukulan dengan gelas adalah upaya membela diri karena lehernya dicekik tuturnya.

Andi menjelaskan, kejadian pengeroyokan tersebut sebulan lalu, dan di sidangkan di pengadilan Negeri Pekalongan Selasa 10 Maret 2020.

Agenda Sidang  Pembacaan Keterangan Saksi atas dugaan penganiayaan yang menimpa salah satu anggota Debt Collector itu melapor ke pihak aparat hukum lantaran di pukul oleh terdakwa dengan menggunakan gelas.

Dalam keterangannya di depan majlis hakim Wasna sebagai saksi sekaligus pemilik warung tempat terjadinya pengeroyokan terhadap terdakwa menjelaskan, bahwa dia menyaksikan pengeroyokan dan pemukulan terhadap terdakwa oleh sekelompok Debt Collector, kemudian mencekik terdakwa, sehingga secara spontan terdakwa mengambil gelas tempat minumnya, lalu memukul untuk melepaskan cekikan si Debt Collector terangnya di hadapan Majlis Hakim.

Wasna sebagai saksi dipersidangan juga menjelaskan, bahwa terdakwa dikeroyok lantaran merekam aksi sekawanan Debt Collector dengan handphon yang hendak mengambil motor secara paksa di jalan depan warung milik saksi.

Terdakwa di dampingi oleh dua orang Pengacara dari aliansi Indonesia yaitu , Bayu feri Yanto, SH dan indra Firmansyah Lubis SH,

Seusai sidang, Bayu Feri Yanto, SH kepada media mengatakan, pasal 49 KUHP di situ di jelaskan seseorang yang mempertahankan hak dan pembelaan terhadap diri sendiri maupun orang lain, tidak dapat di pidanakan, ini jelas amanah undang undang yang harus di tegakan, jelas Bayu Feri Yanto SH.kepada awak media saat di depan Ruang Sidang. (Ben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here