DEPOK, Suara Jabar News.Com,- Berkenan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Wali Kota Depok, Mohammad Idris menegaskan, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, pihaknya akan segera melakukan revitalisasi terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

Menurutnya, upaya revitalisasi ini untuk memaksimalkan kapasitas dan fungsi dari TPA.

“Jadi kami akan segera merevitalisasi kawasan TPA Cipayung secara menyeluruh. Harapannya agar nantinya menjadi lebih ideal,” sebut Mohammad Idris, Selasa (28/07/2020).

Lebih lanjut Idris katakan , DLHK Depok kini bersama konsultan sedang membahas terkait infrastruktur, grand design, dan investasi pengolahan sampah. Termasuk, mengenai tipping fee atau biaya yang dikeluarkan sebagai anggaran pemerintah kepada pengelola sampah.

“Jadi dalam konsultan tersebut akan mempresentasikan semuanya terkait dengan revitalisasi TPA Cipayung. Untuk anggaran pada Detail Engineering Design (DED) kurang lebih Rp 1,2 miliar,” terangnya.

Mohammad Idris menambahkan, untuk pengerjaan fisik dilaksanakan pada Juli hingga Oktober 2020. Atau setelah penyelesaian DED.

“Lokasi tersebut nantinya akan mengelola sampah secara ideal. Untuk kawasan Nambo, Kabupaten Bogor misalnya biaya pengelolaan per ton sampah dikenakan Rp 125 ribu dan belum termasuk transportasi. Namun jika di TPA Cipayung, kemungkinan harganya lebih murah,” tandasnya. (pm/by).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here