JAKARTA, Suara Jabar News, Com,- Dampak dari kerumunan massa di acara Rizieq Syihab, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi di copot dari Jabatannya.

Juru bicara Kompolnas,Poengky Indarty, pecopotan Kapolda Metro Jaya inspektur Jenderal (Irjen) Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat, Rudy Sufahriadi menjadi pelajaran bagi aparat penegak hukum.

Yang artinya, polisi harus tegas dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di tengah masyarakat.

Akumulasi dari seluruh kegiatan forkopimda di daerah yang menerapkan protokol kesehatan, seperti banyak diberitakan media massa dan juga dimedia sosial yang sudah viral menyorotinya, banyak yang tidak tegas, termasuk aparat penegak Hukum (APH),

Beberapa pemerintah daerah hingga gugus tugas covid-19 dalam pelaksanaan pendisplinan penerapan protokol kesehatan dinilai lemah, sementara anggaran biaya untuk pencegahan Covid-19 cukup besar

Masyarakat meneilai, di dua wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat pemerintah daerahnya masih kurang tegas alias takut dan Tidak berdaya untuk membubarkan secara paksa kerumunan yang telah terjadi dan terkesan di dramatisir dalam pemberian sangsinya, tidak seperti kota Surabaya yang dipimpin walikota Tri Rismaharini konsisten mengayomi rakyatnya dari pandemi covid-19.

Berkaitan dengan Social Distancing (jaga jarak), Locdown (karantina), Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Orang Tanpa Gejala (OTG) hingga Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Masyarakat juga mempertanyakan mengapa hanya pihak Kepolisian RI saja yang menjatuhkan sangsi Tegas kepada Pejabatnya sekelas Bintang Dua sebagai Kapolda, mengapa tidak ada sangsi kepada Pejabat Pemprovnya ? setiap orang harus diperlakukan sama di bawah hukum tanpa memandang ras, gender, kebangsaan, warna kulit, etnis, agama, difabel, atau karakteristik lain, tanpa hak istimewa, diskriminasi, atau bias.

Dalam konstitusi Indonesia dengan tegas memberikan jaminan adanya persamaan kedudukan. Hal tersebut dijelaskan dalam Pasal 27 ayat (1) ”Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menjelaskan bahwa pencopotan dua Kapolda tersebut karena tak melaksanakan protokol kesehatan.

“Ada dua Kapolda yang tak melaksanakan perintah dalam menegakan protokol kesehatan maka diberikan sanksi berupa pencopotan, yakni Kapolda Metro Jaya, kemudian Kedua Kapolda Jawa barat,” jelas Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

“Pencopotan itu sesuai dengan Telegram Kapolri Nomor st3222/XI/Kep/2020 tanggal 16 November 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri,” lanjutnya.

Di tempat lain Abraham Dodi Pelokila Wakil dari Senkrisindo(Sentral Kristen Indonesia)(17/11/2020), melalui wawancara virtualnya mengatakan sangat apresiasi dengan langkah Kapolri RI yang mencopot dua Kapoldanya terkait penegakan prokes Covid-19.

“sikap dari kapolri sudah sangat tepat, karena demi memberikan Penegakan Hukum di Republik ini, jangan main-main dengan Peraturan atau Hukum apalagi ditengah Pandemi Covid-19, yang sangat mencekam dan menyita waktu dalam penanganannya,” ujar Abraham Dodi Pelokita wakil dari Sunkrindo.

Abraham Dodi Pelokita wakil dari Sunkrindo.

Abaraham sampaikan, kedepannya berharap penegakan hukum tetap Tegas jangan Tumpul keatas dan Tajam Kebawah, karena dimata Hukum semua sama kedudukannya.

“saya harapkan pihak yang berwajib yakni Polri melakukan pemeriksaan dengan cermat dan tepat, serta tidak pandang bulu baik itu kepada institusi, maupun masyarakat umum terkait penegakan Peraturan protokol kesehatan covid-19, jika memang didapati ada kesalahan, ya ditindak dengan Hukum yang berlaku,” kata Abraham

Apresiasi juga dusampikan warga pemprov DKI Jakarta dengan apa yang dilakukan atas penindakan Denda kepada pihak penyelengara acara, tapi harus dikaji lagi apa sudah benar penindakannnya, dan juga pihak Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta apakah akan berlakukan hal yang sama kepada pihak lain jika ada acara seperti itu.(By).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here