Seorang petugas KPPS di TPS 38 menggunakan pak aian adat budaya sunda, tampak sedang melayani warga pemilih Pilkadap, foto : ist

DEPOK, Suara Jabar News, Com, – Upaya menarik perhatian warga masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) seperti pergi ke kondangan hajatan

Berbagai penyesuaian dilakukan pantia dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Salah satunya dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 38 tepatnya di Rt 04/05 Sukamaju, Cilodong, dikirain warga sedang ada hajatan karena petugasnya memakai baju adat budaya jawa barat.

Tati Rohaeti ketua Rt 04

Tati Rohaeti sebagai ketua Rt 04 mengatakan, pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok sebelum di mulai, saya menyempatkan sosialisasi ke warga melalui Watch Up agar datang mencoblos ke TPS 38 katanya kepada awak media, Kamis (11/12/2020) di Kediamannya, Jln Al-Muaidin.

Tati juga mengingatkan kepada sejumlah warga pemilih, sebelum datang ke TPS agar mematuhi peraturan penerapan protokol kesehatan. Bila ada warga yang tidak memakai.masker, kami berikan masker, baik yang didalam maupun di luar TPS ucapnya.

Dikatakan Tati, lokasi TPS 38 bertempat di salah satu sekolah swasta (SMK Setya Karya) yang sudah di semprot dengan sanitizer, dimulai dari pukul 7.30 hingga 13.30 Wib sudah rampung dilaksanakan imbuhnya.

Saat pelaksanaan semua petugas KPPS menggunakan pakaian ciri khas budaya sunda. Tujuan memakai pakaian adat tak lain adalah, untuk melestarikan budaya Jawa Barat.

“saya mengangkat budaya jawa barat tujuannya adalah ingin tampil beda saja dari yang lain, toh itu ada anggarannya, untuk itu kita gunakan dana itu untuk sewa pakaian budaya jawa barat”, tutur Teti.
.
Harapan Tati bersama a warganya, siapapun yang terpilih, kami warga Rt 04 /05 kelurahan, Sukamaju selalu akan bersinergi kepada walikota terpilih tutupnya.

Sementara ditempat yang sama, Andry Dermawan ketua KPPS di TPS 38 menambahkan, alhamdulilah pelaksanaannya kondusif, karena pengaturannya tidak berkerumunan karena kami selalu nentaati peraturan kesahatan, bika ada warga yang tidak menggunakan masker kani berikan maskernya.

Mengenai sarana atau ligistik untuk TPS 38 dilengkapi dengan logistik dari KPU, seperti bilik suara, tinta dan sebagainya. Soal penghitubgan suara, jumlah DPT di TPS 38 sebanyak 296 suara, sesuai undangan yang diberikan kepada pemilih.

Penghitungan suara, yang memilih sebanyak 75 persen dari 296 jumlah daftar pemilih tetap (DPT) tuturnya Andry.

Hasil penghitungan suara si TPS 38, paslon No, 1 yang memilih hanya 52 suara, sedangkan paslon No urut 2 yang memilih sebanyak 113 suara.

TPS 38 turut di awasi oleh Panwaslu, saksi dari kedua paslon dan binmas serta masyarakat berjalan aman dan kondusif, dengan protokol kesehatan. (Ben)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here