DEPOK, SJNews.Com, Setelah DKI dan Bekasi dan di berbagai daerah memberlakukan Penegakan hukum tilang elektronik (e-TLE), kini giliran Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort Metro (Polrestro) Depok akan memberlakukan mulai tanggal 23 Maret 2021.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Andi Muhamad Indra Waspada, SIK., MM., M,Si, Pelaksanaan Grand Launching pemberlakuan aturan hukum terkait tukang elektronik atau e-TLE di kota Depok pada 23 Maret 2021 bersama Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ), ungkap Indra. Senin (15/03/2021)

Diterangkan Indra, bahwa landasan hukum untuk aturan tentang e-TLE berdasarkan Undang-undang No.11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Pasal 5 Ayat 1, juga Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan pasal 272 ayat 1,

Soal tilang elektronik juga ada tertuang di Peraturan Pemerintah Nomor,. 80 Tahun 2012 tentang tata cara pemeriksaan kendaraan dijalan dan penindakan pelanggaran Lalu Lintas dan angkutan jalan pasal 14 ayat 3

Indra menjelaskan, Peraturan Kapolri No.5 Tahun 2012 tentang regrestasi dan indentifikasi kendaraan bermotor pasal 115 ayat 5.

Kasat Lantas juga menuturkan, untuk jenis pelanggaran yang terdeteksi kamera e-TLE, tentunya jenis pelanggaran yakni, tidak menggunakan sabuk keselamatan dan menggunakan ponsel saat berkendara, katanya.

Supaya di ketahui masyarakat, Polres Metro Depok memasang kamera e-TLE di dijalan Margonda Raya, Kota Depok, Jawa Barat.

Selai untuk diketahui, Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) ini adalah merupakan sistem penegakan hukum dibidang Lalu Lintas yang berbasis teknologi informasi,

Tentu menggunakan perangkat elektronik berupa alat atau kamera yang dapat mendeteksi berbagai jenis pelanggaran Lalu Lintas dan menyajikan data kendaraan bermotor secara otomatis (Automatic Number Plat Recognition) pungkas nya.

BACA JUGA :   England Vs Tunisia Skoor 2 - 1 Kane Sumbang Dua Gol

(By)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here