BEKASI,SJNews.com,– Nyaris berkelahi dan sempat viral vidionya beredar di dunia Maya, seorang pria paru baya bernama Roni Oktavianto ingin melaksanakan Shalat di Masjid Al Amanah di jalan Kp Tanah Apit RT 02 RW 09 Kelurahan Medan Satria Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi diusir karena memakai masker yang sempat ditegur dan cekcok itu berakhir damai, saling meminta maaf. 

Roni diusir Ketua DKM Ust Abdul Rahman saat hendak Shalat Zuhur pada Selasa, 27 April 2021 pukul 14.00 WIB. 

Yang satu mengunakan aturan agama, tidak boleh sholat menggunakan masker dan yang satunya lagi mematuhi aturan dari anjuran pemerintah protokol kesehatan untuk menggunakan masker itu berujung damai di kantor Polisi.

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat, dan jajaran, Camat Medan Satria Lia Erliani langsung melakukan mediasi antara kedua belah pihak setelah pihaknya menerima laporan dari saudara Roni di hari yang sama.

Kompol Agus Rohmat mengatakan jajarannya telah menegur dan mengimbau kepada pengurus DKM Masjid Al Almanah agar tidak melarang jemaah untuk menggunakan masker saat melakukan ibadah sholat karena saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid- 19. Disiplin menggunakan masker merupakan langkah protokol kesehatan 5M menghindari penyebaran Covid-19.

Kesepakatan yang dicapai kedua belah pihak yakni sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan musyawarah, pihak DKM tidak akan melakukan pelarangan lagi dalam penggunaan masker di Masjid Al Amanah, dibuatkan surat kesepakatan bersama yang ditandatangani keduabelah pihak.

Seperti yang di kutip patrolibins.co.id Senin (3/4/2021). Roni Octavianto dalam mediasi tersebut menjelaskan dirinya mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dan membuat dirinya tersinggung karena diusir lantaran menggunakan masker ke dalam masjid. 

Atas perlakuan ini, ia melaporkan aduan ke kepolisian  dengan harapan agar pihak DKM Masjid lebih memperhatikan protokol kesehatan selama pandemi covid-19 dan kejadian pengusiran tidak kembali terjadi pada jamaah lain yang mau beribadah. 

Dari laporan yang diterima saat mediasi tersebut, Ketua DKM Masjid Al Amanah, Ustd. Abdul Rahman, menyampaikan permohonan maafnya kepada bapak Roni atas kejadian pengusiran dan ia menilai tindakannya tersebut bukan bermaksud kasar terhadap Rony, dia hanya sekedar menegur saja.

Karena di Masjid Al Amanah sebelumnya menerapkan peraturan larangan masker di Masjid karena tidak ingin menyamakan Masjid dengan Pasar. Ia yakin bahwa Allah SWT melindungi kita semua yang berada di dalam Masjid. 

Atas kejadian viral dan adanya laporan kepada kepolisian ini, kedepannya ia tidak akan melarang lagi penggunaan masker di dalam Masjid karena merupakan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam menanggulangi Pandemi Covid-19.

Hal ini juga disampaikan Ustad Abdul Rahman saat memberikan testimoninya disaksikan Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal dan Danramil 01/Kranji Mayor Inf Choirul Anam, dan Camat Medan Satria Lia Erliani. 

Dalam testimoninya Ust Abdul Rahman menyampaikan permohonan maaf atas kesalahannya terlebih kepada masyarakat Indonesia dan masyarakat Medan Satria khususnya. Setelah pertemuan media ini pihaknya siap mentaati yang digariskan pemerintah terkait protokol kesehatan memakai masker dan mengatur jarak. Semoga kejadian ini ada hikmahnya untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan kita bersama. (Ny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here