BOGOR, SJNews.com,-
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menutup akses jalan menuju kawasan Pasar Kebon Kembang pada, Selasa, (4/5/2021) Malam.

Penutupan dilakukan tepat di Jalan MA Salmun depan Gang Ardio. Langkah tersebut, dilakukan sebagai antisipasi menumpuknya warga yang berbelanja jelang Idul Fitri.

Terkait hal tersebut, Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengatakan bahwa dalam kurun waktu 10 hari terakhir ini, kepadatan di wilayah Pasar Kebon Kembang terus meningkat. Padahal, saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi, pungkasnya.

“Memamg kebiasaan atau budaya masyarakat kita adalah belanja menjelang hari raya.Tapi permasalahannya pandemi Covid-19 belum selesai, meski angka positif di Kota Bogor melandai, namun kita tetap mewaspadai adanya gelombang kedua,” ungkap Wahid kepada wartawan.

Lebih lanjut terang Camat Bogor Tengah, protokol kesehatan (prokes) harus tetap digunakan, salah satu upayanya adalah mengurai penumpukan atau kerumunan massa. “Walaupun akses menuju Pasar Kebon Kembang ditutup, tetapi warga sekitar tetap diizinkan melintas,” tutur dia.

Selain itu, jelas Wahid, bahwa langkah tersebut, diambil mengingat Pemerintah tidak mau kejadian menyemutnya warga di kawasan Pasar Kebon Kembang pada 2020 lalu kembali terjadi. “Itu kan sempat viral, dan mengundang perhatian banyak pihak. Kami nggak mau kejadian tersebut terulang,” ujar Wahid.

ia katakan, pihaknya sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada warga perihal penutupan akses menuju pasar tersebut,” tandasnya. ( Wiera/ Edw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here