JAKARTA, SJNews.com,- Kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) menegaskan Menteri Perdagangan Muhamad Luthfi memiliki 3 dosa besar selama 5 bulan jabatannya. Dari kesalahan narasi benci produk asing, impor beras dan ajakan presiden untuk membeli bipang ambawang.
Ketua Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer mengatakan harusnya Luthfi merasa malu dan berdosa telah gagal menjalankan jabatannya.

“Kalau dia bersikap ksatria. Dia harusnya mundur karena berulang kali offside dan menghebohkan publik,” kata Noel.
Diungkapkan Noel, tidak ada menteri dalam sejarah Indonesia merdeka yang dalam 5 bulan melakukan kesalahan narasi seperti Mendag Muhamad Luthfi. Apalagi kesalahan yang dibuat sangat sederhana dan lebih nenjurus ke arah kebodohan.
“Memang pernah ada menteri ribut ribut dengan Wapres. Tapi itu soal kebijakan. Nah ini beda soal narasi atau konten sosialisasi. Makanya ini lebih ke arah kebodohan . Entah Luthfi atau timnya yang malas dan bodoh. Cek bipang ambawang mudah sekali tinggal dicek saja di google..aman,” katanya.
Jadi kata Noel tak perlu sekelas profesor untuk menyiapkan narasi yang beretika menghadapi Hari Raya Iedul Fitri.
Karena itu kata Noel, tidak ada pilihan lain maka Luthfi harus mundur. Tentu untuk menyelamatkan nama baik Presiden Jokowi.
Jika Luthfi, ingin bertahan pastinya dia berwatak durna.

“Saya tegaskan lagi tidak ada menteri yang bikin heboh karena kemalasan dan kebodohannya seperti Luthfi,” ucapnya.
Noel sendiri meyakini pastinya ada alasan alasan Luthfi bertahan di posisinya. Tentu alasan utamanya mempertahankan kepentingan pribadi dan kelompoknya.
“Mencari popularitas untuk karir masa depan, rasanya sudah sulit. Banyak blunder,” tegas dia.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu sempat heboh ajakan Presiden Jokowi membenci produk asing. Nyatanya Indonesia butuh investasi asing. Belum mereda isu itu, muncul kabar Indonesia mau impor beras padahal petani sedang panen raya. Terakhir lagi lagi menghebohkan ajakan Presiden Jokowi untuk membeli bipang ambawang makanan berbahan baku babi.(by)

BACA JUGA :   Sekber Wartawan Rapat Ke - 2 Evaluasi dan Pemantapan Acara Diskusi Ngopi Bareng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here