DEPOK, SJNews.com,- Berdasarkan Permendagri Nomor.2/2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, dan fungsi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Acara Sosialisasi FKDM dan FPK tingkat Kecamatan Cilodong di buka oleh Supomo selaku Camat Cilodong berlangsung di aula kantor Kecamatan Cilodong Rabu (9/6/2921) dimulai pukul 09, 30 Wib, dihadiri oleh Kepala Kesbangpol, Camat Cilodong beserta jajarannya, Lurah se kecamatan Cilodong, FKDM, FPK, LPM, Karang Taruna, Tokoh, Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, jumlah peserta kurang lebih 35 orang tersebut memematuhi prrotokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak serta mencuci tangan.

Supomo Camat Cilodong menyampaikan, kegiatan sosialisasi FKDM dsn FPK ini, merupakan bahagian dari program kemitraan di kecamatan Cilodong, kegiatan sosialisasi kewaspadaan dini, nantinya akan menjadi program rutinitas, terangnya

Hakim. Siregar, SH, Msi Kepala Kesbangpol Kota Depok

Menurut Hakim Siregar SH, Msi Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kota Depok menyebutkan, FKDM merupakan mandatori yang membantu pemerintah daerah dalam hal pendeteksian dini dari hambatan tantangan, ancaman dan gangguan (HTAG), yang tentunya sebelum terjadi kejadian paparnya, diacara sosialisasi FKDM dan FPK tingkat Keecanatan
yang diprakarsai Camat Cilodong.

FKDM itu tugasnya cegah dini gejala yang akan terjadi, sebelum terjadi harus ada laporan nya.yang artinya, tugas FKDM mendeteksi untuk pencegahan, sebab, lebih baik mencegah dari pada mengobati, paparnya.

Pencegahan dini yang akan dilakukan FKDM, seperti tawuran, transaksi Narkoba, gerakan Teroris dan Separatis, itu bisa di antisipasi segera, asalkan laporannya FKDM informasinya harus A1 yang nantinya akan dieksekusi oleh pihak kepolisian dan TNI, lanjutnya.

Begitupun terhadap gerakan kelompok ormas radikalisme, yang tidak sesuai dengan tujuan negara dan bangsa kita, sehingga ormas ormas tersebut dapat di bekukan, dan deteksi dini potensi konflik sosial yang akan timbul di masyarakat dan dapat mengganggu Kamtibmas, sebut kepala Kesbangpol ini.

BACA JUGA :   Paripurna DPRD Depok Setujui Raperda APBD Perubahan Tahun 2018

Permendagri No.2/2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah merupakan landasan hukum dari FKDM dalam menjalankan Tupoksinya.

Dia juga menambahkan, masyarakat juga harus diberitahukan, soal menangkal gejala konflik sosial. Yang sering terjadi mulainya konflik dilatar belakangi cuitan di media sosial, Facebook ataupun dari watchup (WA). Masyarakat juga tidak boleh Terpncing atau terprovokasi dengan tulisan “HOAX” pintanya.

Soal aturan ada tamu yang tidak melaporkan dirinya dalam 1 X 24 jam, ini juga harus dideteksi, agar bisa diketahui ada pendatang, baik warga itu WNA maupun pendatang dari daerah luar Depok. Untuk itulah fungsi FKDM harus bisa mendeteksi serta memberi laporan tuturnya.

Sementara itu, Tony Yosep sekretaris FKDM Cilodong mengapresiasi kegiatan sosialisasi FKDM dan FPK tingkat Kecanatan yang pertama ini yang diprakarsai oleh pihak kecamatan Cilodong, Lima anggota FKDM Cilodong lengkap hadir, Yuli, Tony, Benny Sentot dan M, Adam, tutupnya. (By)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here