DEPOK, SJNews.com, Dengan serah diterimanya SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) oleh Polrestro kota Depok tanggal 6 Juli 2021 terkait pelanggaran Protokol Kesehatan yang diduga dilakukan oleh Suganda Lurah kelurahan Pancoran Mas kecamatan Pancoran Mas kota Depok yang sudah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Polrestro kota Depok, Kejaksaan Negeri Depok langsung menunjuk 5 (Lima) Jaksa sebagai penuntut umum dalam perkara tersebut.

Suganda, Lurah Pancoran Mas dijadikan “Tersangka” karena diduga telah melakukan Tindak Pidana pasal 14 Undang-undang RI nomor 14 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan atau pasal 212 KUHP.

Sri Kuncoro, SH., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri kota Depok dalam konferensi pers yang digelar pada hari Selasa 6 Juli 2021 mengatakan, pihaknya telah menunjuk 5 Jaksa Penuntut Umum untuk mengikuti perkembangan penyidikan dan penelitian dari tindak pidana yang disangkakan terhadap Suganda yang juga sebagai Lurah di kota Depok, lanjut dia.

“Kami, Kejari Depok telah menerima SPDP dari Polres Metro Depok, terkait kasus Lurah pelanggar Prokes (Protokol Kesehatan) berinisial S dan telah menunjuk JPU (Jaksa Penuntut Umum) untuk menangani perkara tersebut”, ungkapnya, lebih lanjut Sri mengatakan, kita (Kejari Depok-red) akan segera pelajari kelengkapan formiL dan materiLnya, umbarnya.

Dikatakan Sri Kuncoro, S disangkakan telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 14 UU RI No. 4 tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan atau pasal 212 KUHP dan pasal 216 KUHP. Tegasnya.

Sri juga menjelaskan, ke-5 JPU diantaranya, Arief Syafriyanto, SH., M.H., Ivan Rinaldi, SH., MH., Athar Bungo Ramadhan, SH., dan Hengki Charles Panggaribuan, SH.,

Sebagai keseriusan dalam penanganan perkara yang menarikan perhatian publik tersebut, kata Sri, Kejaksaan Negeri Depok telah menunjuk 3 (tiga) Pejabat Struktural Eselon IV, satu Pejabat struktural Eselon 5 dan Jaksa Senior, terangya.

BACA JUGA :   Generasi Muda Gamang dan Kosong, Siapa yang Peduli

“Kejaksaan Negeri Depok menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menaati peraturan yang diatur dalam PPKM Darurat sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 yang saat ini penularan di kota Depok sudah sangat mengkhawatirkan. demikian imbuh Sri Kuncoro dalam keterangan Pers di halaman kantor Kejari Depok.. (by).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here