BPNT Kec. Pancatengah Tasikmalaya Semakin Kacau, TKSK Jangan Tutup Mata!

SuaraJabarNews.com, JayantaraNews.com, Tasikmalaya

Program Sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Wwilayah Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, terlihat semakin kacau. Salah satunya di Kampung Cipetir, Desa Tonjong.

“Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang seharusnya dipegang oleh masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kenyataannya malah dikondisikan, terkumpul di salah satu orang yang diduga suruhan dari oknum yang punya kepentingan,” ungkap Dandan kepada SuaraJabarNews.com, Minggu (25/7/21).

Baca berita terkait:
BPNT Kec. Pancatengah Tasikmalaya Kembali diSoal LSM GMBI  https://suarajabarnews.com/2021/07/24/17132/

Diduga Ada Oknum Bermain! Soal BPNT Kec. Pancatengah Tasikmalaya, Ini Jawaban CV Faisal Putra:  https://suarajabarnews.com/2021/07/24/17199/

Hasil penelusuran Dandan, para KPM BPNT yang meminta KKS miliknya tidak diberikan oleh orang tersebut. “Hal itu justru menjadi tanda tanya. Selain sudah melanggar aturan Pedum, patut diduga uang para KPM sudah ditarik terlebih dahulu oleh oknum Agen e-Warung,” tuturnya.

Baca Juga: Soroti BPNT Tasikmalaya, BPI KPNPA RI: Ketua TIKOR Harus Lakukan Evaluasi! – https://www.jayantaranews.com/2021/06/75599/

Soal Kisruh BPNT Tasikmalaya, Tokoh Masyarakat Pancatengah Akan Lakukan Audiensi – https://www.jayantaranews.com/2021/06/75223/

Menurut Dandan, disinyalir hal itu sudah merupakan unsur penyalahgunaan. Sebab, sudah tidak sesuai dengan regulasi aturan Pedoman Umum Program Sembako yang sudah ditetapkan.

“Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) jangan tutup mata, harus check ke lapangan. Kalau ditemukan adanya indikasi pengendapan atau penggelapan uang para KPM oleh oknum pihak Agen e-Warung, tindak secara tegas, dan kami akan mendorong dengan melaporkannya kepada pihak yang berwenang,” pungkasnya. (Nana SJN)

BACA JUGA :   Umbar Ujaran Kebencian Ahmad Dhani Di Ganjar Vonis 1 Tahun Penjara Menjadi Pesakitan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here