BOGOR, SJNews, com,- Terkait naraknya galian tanah di Kabupaten Bogor, khususnya di Kecamatan Jonggol dan Cariu yang di duga keras tanpa ijin galian itu, sudah sangat resahkan warga masyarakat khususnya pengguna jalan raya karena banyak kecelakaan dan tanahnya pada ngebul diakibatkan banyaknya tanah² yang berserakan di jalan raya, sabtu (31/07/2021).

Ketua Matahari investigasi LSM Matahari Muhammad Rojai menyampaikan bahwa galian liar tidak mengantongi ijin itu, untuk segera menutup galian tanah BENGKOK , yang berada di Deaa Sinargalih Kecamatan Jonggol .

Galian tanah liar di atas TANAH BENGKOK (Tanah Aset) Desa Sirnagalih.Tanah BENGKOK dalam sistem Agraria adalah lahan garapan milik Desa,Tanah BENGKOK tidak bisa diperjual belikan tanpa persetujuan. Informasi warga berinisial H
Luas lahan Di duga TANAH BENGKOK yang awalnya 7 Ha² kini hanya tinggal 5 Ha² ,Sekarang ini TANAH BENGKOK tersebut digali tanahnya untuk dikirim ke Jakarta, Galian Tanah “BENGKOK” galian liar sudah berjalan 2 bulan
Masyarakat Kp, baru Tegal Maung Desa Sirnagalih.

keberatan adanya galian dilokasi tanah bengkok tersebut, apalagi tidak jelas uang hasil penjualan tanah galian itu di peruntukan apa, karena harus pemasukan desa.

Masyarakat Kp, Baru Tegal Maung, pada umumnya masyarakat kabupaten Bogor memohon,bagar galian yang berada di Kecamatan Jonggok segera ditutup dan para pelakunya di tindak berdasarkan Hukum yang berlaku, karena telah merugikan Masyarakat setempat dan Penguna jalan. Satuan Polisi Pamong Praja Kab, Bogor untuk segera melakukan tindakan penutupan Galian Tanah liar diatas tanah aset/bengkok Desa Sirnagali,begitu juga terhadap Kepala Desa Sirnagalih, karena telah menjual belikan dan merusak tanah Aset/Bengkok Desa Sirnagalih, .
Tanah merah Aset/ Bengkok Desa Sirnagalih.

Untuk sementara ini, kami sebagai LSM Matahari lagi menggali tentang tanah bengkok , tapi yang harap kan tolong Diduga tambang Tanah tidak berizin agar di tutup oleh penegak perda atau Gakda Pol PP Kabupaten.

BACA JUGA :   Rakor FKDM Cilodong Persiapkan Usulan Program untuk Musrenbang Tingkat Kecamatan

Hingga Berita ini di turun kan masih proses pantauan pihak pihak terkait. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here