DEPOK, SJNews.com,-Depok sebagai kota yang memiliki penduduk terbesar di Jawa Barat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok meraih penghargaan juara II dengan kategori Penduduk Besar dari penilaian kinerja terbaik administrasi kependudukan (Adminduk) provinsi Jawa Barat (Jabar).

Raihan tersebut berhasil dicapai setelah terlebih dahulu Disdukcapil mendapatkan prestasi ” Dukcapil Bisa ” , yakni kinerja pelayanan terbaik tingkat nasional kategori penduduk besar di atas 1,5 juta jiwa. Diantaranya perekaman KTP, KIA, Akte Kelahiran, Paket Integrasi dan lainnya diatas target nasional.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayati menyampaikan, Kota Depok meraih juara II atas kategori penduduk besar dengan skor 293. Adapun penilaian tersebut dilakukan sejak Mei 2021 dengan tiga kategori penduduk yaitu, besar, sedang dan kecil.

“Alhamdulillah, Kota Depok meraih penghargaan sebagai Juara II dibawah Kota Bandung. sebagai Juara I,” kata Nuraeni kepada awak media, Senin (13/09/2021).

Menurut Nuraeni, Disdukcapil Kota Depok mendapatkan prestasi tersebut karena didukung yaitu, unggul dalam inovasi pelayanan, capaian kinerja dan kemampuan pelayanan di front office.

Apresiasi kinerja ini digelar oleh Disdukcapil Jabar dengan tim penilai dari biro organisasi Provinsi Jabar, serta Ombudsman RI. Adapun Penghargaan Adminduk Juara ini diumumkan saat rapat koordinasi teknis Disdukcapil se-Jabar di Bandung, Kamis (09/09/2021).

Acara seremoni penyerahan secara resminya akan di jadualkan diberikan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil , dengan disaksikan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri, sambungnya.

Nuraeni juga sebutkan bahwa tahun ini (2021) Disdukcapil Kota Depok juga mengikuti Penilaian Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan/RB) Republik Indonesia. Sudah dilaksanakan penilaiannya pada tgl 23 agustus lalu

BACA JUGA :   Kodim 0501/ JP BS Salurkan Daging Qurban Untuk Warga Isoman

Adapun aspek penilaiannya, yakni : Kebijakan publik (30%), Profesionalisme SDM (18%), Sarana dan Prasarana (15%), Sistem Informasi Pelayanan Publik (15%), Konsultasi dan Pengaduan (15%) serta Inovasi (7%).

“Insya Allah, hasilnya akan diumumkan pada akhir tahun ini, mohon doa dan dukungannya semoga Kota Depok mendapatkan torehan dan atau raihan prestasi lagi,” imbuh dia.

Lebih lanjut Nuraeni menambahkan, prestasi yang diraih dan atau dicapai ini menjadikan semangat agar Disdukcapil semakin meningkatkan kinerja khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat dengan kemudahan.

“Terima kasih atas semua dukungan dari berbagai pihak, sehingga Disdukcapil Kota Depok mendapatkan torehan raihan prestasi . Keberhasilan ini diraih karena team work yang solid dari semua petugas Disdukcapil Kota Depok” ucapnya.

Prinsip layanan Disdukcapil Kota Depok adalah Mudah dan Lancar, seperti moto layanan dukcapil depok : Bersih, Mudah dah Lancar ( BERMULA ).
Dan informasinya dari 412 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, pada tahun ini Disdukcapil Kota Depok akan menjadi satu diantara 58 kab/kota yang akan dijadikan percontohan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) Terpusat Oleh Dukcapil Pusat.

Ia berharap kedepannya, peralatan Dukcapil yang ada dikelurahan, akan dipindahkan ke kecamatan menjadi unit pelaksana pelayanan dukcapil di kecamatan.

“Tahap awal akan dipersiapkan di 5 (lima) kecamatan, diantaranya yang sudah siap ruangannya adalah kecamatan Cinere dan Pancoran Mas.
Pelayanan di kecamatan akan berbasis On line memudahkan layanan kepada masyarakat. Cetak KTP dan KIA dilakukan di kecamatan. Sehingga akan lebih memastikan dan mempercepat produk layanan dukcapil sampai di tangan pemohon”, ungkapnya. (ny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here