RELIGIUS

Walikota Depok mengucapkan Selamat Berpuasa, Tingkatan Hubungan Muamalah dengan Sesama

DEPOK, SJNews.com, Kementerian Agama telah menetapkan 1 Ramadan menandakan awal ibadah puasa bagi umat Islam yang jatuh pada Minggu 3 April 2022

Wali Kota Depok Mohammad Idris bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok Elly Farida mengucapkan selama menjalankan ibadah puasa kepada masyarakat Islam Kota Depok. 

Bagai tamu agung yang dermawan Ramadan datang menyapa dan menghampiri kita dengan membawa berbagai macam kebaikan, Ramadan hadir sebagai salah satu bentuk kasih sayang dan kecintaan Allah kepada hamba-hambanya yang merindukan kebaikan,” ucap Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Ketua TP-PKK Kota Elly Farida dikutip Sabtu (02/04/2022).

Dikesempatan itu, Ketua TP-PKK Kota Depok Elly Farida mengingatkan agar mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan berbagai macam kebaikan. Seraya membersihkan hati untuk meningkatkan komunikasi secara vertikal dengan Allah SWT melalui ibadah di bulan suci Ramadan. 

Tingkatan juga hubungan muamalah dengan sesama sebagai bagian dari bagian ibadah kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kepada kita, kekuatan dan keteguhan hati dalam menjalankan semua kebaikan di bulan suci Ramadan,”
Imbuh Elly Farida sering disapa bunda Elly ini.

BACA JUGA :   Bulan Ramadan 1443 h, Wali Kota Depok Sebut, Ada Tiga Pilihan Keberkahan

Mohammad Idris tersebut dalam Youtube bersama bunda Elly mnyampaikan kepada masyarakat Kota Depok. mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Kebiasaan Idris seusai sambutan melantunkan pantun jenaka,

“Pergi kondangan kita berdandan, Mengucap salam pada pengantin, Mari sambut bulan ramadan

Mohon maaf lahir dan batin,” umbarnya. (By)

baca juga

Walikota Depok Rayakan Idul Adha Bersamaan Hari Jadi Pernikahan ke-34

Yeni

Hari Santri Nasional 22 Oktober, Idris Ajak Santri Harus Mampu Menjadi Aktor Bela Negara

Yeni

Torang Samua Basudara, Kerukunan Keluarga Kawanua Gorontalo Bagikan Takjil Sebagai Bentuk Toleransi Umat Beragama  

Yeni