PERISTIWA

Lagi Modus Penipuan, Pesan WA Berisi Link Palsu SATUSEHAT Mobile

Bogor, SJNews.com, -. Modus penipuan. melalui WatchApp melalui aplikasi mengatasnamakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Broadcast pesan tersebut berisi link palsu untuk mengupdate aplikasi SATUSEHAT Mobile.

Padahal, alih-alih memperbarui aplikasi SATUSEHAT, link tersebut justru mencuri password atau data yang tersimpan di ponsel pengguna. Diketahui WhatsApp penipuan itu bernomor +6285961004XXX.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, update aplikasi SATUSEHAT Mobile diproses secara otomatis atau manual melalui Play Store atau App Store. Sementara untuk nomor WhatsApp Kemenkes adalah 0811 10 500 XXX dengan centang hijau.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia jangan sampai membuka link mengaku SATUSEHAT dari nomor yang tidak dikenal dan tidak terverifikasi centang hijau,” kata Nadia melalui keterangan tertulis kepada wartawan, dikutip, elasa (14/3/2023).

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati apabila menerima pesan dari nomor tersebut. Bahkan, boleh jadi pengirim pesan penipuan itu menggunakan banyak nomor.
Pasalnya, secara prosedural Kemenkes tidak pernah mengirimkan link update SATUSEHAT secara personal melalui WhatsApp.

BACA JUGA :   Jaksa Agung Tahan Menteri Kominfo Johnny G Plate Tersangka Korupsi Dana BST Senilai 8,32 Triliun

Sebelumnya, Aplikasi SATUSEHAT sempat mengalami error. Hal itu terjadi karena gangguan login bagi sebagian pengguna yang tidak mendapatkan OTP. Masalah itu terjadi karena adanya peningkatan akses atau traffic aplikasi secara bersamaan. Saat ini kendala terkait Aplikasi SATUSEHAT berangsur normal dengan dikeluarkannya versi terbaru (5.2.1).

Sementara itu, bila terjadi kendala lebih lanjut, pengguna diminta untuk menyampaikan keluhannya melalui WhatsApp 0811 10 500 567, email helpdesk@kemkes.go.id, atau Direct Message di media sosial SATUSEHAT Mobile, di Twitter @SATUSEHAT dan Instagram @satusehat_id.

(red-)

baca juga

Bareskrim Berhasil Bongkar Kasus Manipulasi Data Email, 2 WNA Nigeria Jadi Tersangka

Yeni

Dugaan Kuat, Kantor Kontraktor Fiktif, Proyek Pembangunan Kantor Kelurahan Grogol Senilai 5,58 M Disorot

Yeni

Geger, Warga Temukan Granat dan Belasan Peluru Di Depok

Yeni