POLITIK

AHY Di Cerai ANIS, Seperti Sakit Tak Berdarah

SJNews.com, – Mau di bawa kemana partai Demokrat berlabuh setelah di cerai oleh Anis Baswedan

Tidak ada kawan dan lawan abadi yang ada hanya kepentingan abadi

Kawan adalah istilah untuk seseorang yang katanya mengerti tentang kita, kenal dengan kita, memahami tentang kita, dan selalu dekat dengan kita. Namun pertanyaannya apakah ada kawan yang selalu ada setiap saat untuk kita? Jawabannya pasti tidak karena kawan bukanlah asisten atau bodyguard kita yang selalu ada setiap kita melakukan aktivitas apapun, kawan juga mempunyai kesibukannya sendiri-sendiri. Kawan juga sangat terikat dengan ruang dan waktu dimana kita tinggal kapan waktu kita bertemu dan lain sebagainya, kawan pun bisa menjadi lawan ketika kawan tersebut sudah tidak sesuai dengan prinsip atau tidak sesuai dengan jalan pikiran kita.

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan partainya telah bergerak maju alias move on menyusul deklarasi Anies Baswedan dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai pasangan calon presiden-calon wakil presiden 2024 AHY menyebut Demokrat tetap optimistis menyongsong perjalanan politik ke depan dengan langkah yang baru, bersih, serta selalu mengedepankan tujuan yang baik.

“Hari ini, kami partai Demokrat dengan berbesar hati dan kerendahan hati, menyatakan move on dan siap menyongsong peluang baik di depan,” kata AHY di DPP Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/9).

BACA JUGA :   Sambangi DPD MUKI Depok, Caleg Golkar DPR RI Steven Izaac Risakota Tegaskan Kekuatan Doa Sangat Penting

Soal duet Anies-Cak Imin, dan AHY
minta agar para kader Demokrat di seluruh Indonesia mengedepankan pemikiran dan jiwa yang besar, serta tidak terjebak pada isu yang dapat memecah belah bangsa.

Ia menegaskan Demokrat terus memperjuangkan perubahan yang menuju arah perbaikan dengan bergabung bersama koalisi Pilpres 2024 yang lain, yang memiliki pandangan dan etika politik yang sama dengan Demokrat.

“Mari kita songsong perjalanan politik yang baru, yang bersih, dan bertujuan yang baik,” imbuh dia.

AHY juga memastikan meskipun telah dikhianati, Demokrat sudah memberikan maaf kepada pihak-pihak yang menyakiti partai mereka. Namun, ia mengatakan tak akan melupakan begitu saja.

Partai Demokrat secara resmi telah mencabut dukungan kepada Anies di Pilpres 2024 pada Jumat (1/9). Keputusan itu diambil sehari sebelum deklarasi Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar pada Sabtu (2/9).

Demokrat juga menyatakan keluar dari Koalisi Perubahan yang saat ini terdiri dari NasDem dan PKS yang masih mendukung Anies. Partai besutan SBY itu belum menentukan sikap terbarunya terkait Pilpres 2024. (By)

baca juga

Ganjar Panen Dukungan dari Petani

Yeni

Bapilu Hanura Kota Depok Siap Berkompetisi Pada Pemilu 2024, Sasar Pemilih Pemula

Yeni

Soal Mosi Tidak Percaya Kartu Depok Sejahtera, Wakil Walikota Depok Bertanggungjawab, ini katanya

Yeni