DAERAH

Penyanyi Malaysia Puji, Budaya Kepri Harus Dijaga dan Dikembangkan

SJNews.com,- Festival Indera Sakti di Pulau Penyengat menampilkan beragam kesenian budaya yang ditampilkan.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Balai Adat Pulau Penyengat dan dihadiri oleh masyarakat setempat untuk menyaksikan festival tersebut.

Tidak hanya itu, festival ini juga dimeriahkan oleh penyanyi asal Malaysia dan artis lokal lainnya, salah satunya adalah Dr. Shafa’atussara Binti Silahudin dari Malaysia.

Shafa, panggilan akrabnya, menyanyikan dua lagu, yang pertama adalah “Sepekan di Penyengat” dan yang kedua adalah “Bidadari dari Surga”.

“Saya ucapkan tahniah syabas kepada Dinas Kebudayaan atas Festival Indera Sakti yang saya rasa malam pertama ini cukup berjaya sekali,” ujarnya di Pulau Penyengat, dikutip Jumat (26/4/2024).

Selain sebagai penyanyi, Shafa kini menjadi dosen di Department of Arts Academy of Malay Studies dan peneliti budaya yang sangat senang dengan antusias masyarakat Pulau Penyengat.

Penyanyi Asal Malaysia Berikan Pujian Kepada Festival Indera Sakti Pulau Penyengat

Shafa penyanyi asal Malaysia ketika tampil dalam Festival Indera Sakti Pulau Penyengat, Jumat (26/4/2024)

BACA JUGA :   Kapolri Tinjau Vaksinasi Serentak se-Indonesia, Akselerasikan ke Lansia dan Anak-Anak

“Saya merasa sangat teruja melihat wajah-wajah mereka (masyarakat Penyengat),” lanjutnya.

Ia menilai budaya di Kepri semakin membaik, karena ia sendiri selalu mengikuti perkembangan budaya di Kepri, bahkan memiliki buku tentang Kebudayaan Kepri.

“Saya mengikuti, saya meneliti Kebudayaan kesenian tradisional yang juga modern di Kepri, saya juga punya buku mengenai Kebudayaan di Kepri, mulai dari selatan, timur, utara, hingga barat,” terang Shafa.

Sebagai warga negara Malaysia dan seorang peneliti budaya, Shafa berharap budaya yang ada dapat terus dipelihara dan dijaga.

“Untuk masa depan, Kebudayaan kesenian Kepri perlu dipelihara, dikembangkan, dan perlu diberikan dukungan oleh semua pihak, mulai dari pihak atasan hingga bawahan. Kita semua memiliki peran masing-masing,” pungkasnya.(**)

baca juga

Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni, Warga Desa Wisata Bentangkan 1.000 Meter Bendera Merah Putih Di Candi Borobudur

Yeni

Event SSBR 2023Seberangi Sungai Jantan Menarik Perhatian

Yeni

Bappeda Kota Depok, Gelar Sosialisasi Pembangunan Tahun 2022

Yeni