SJNews.com, – Presiden Joko Widodo menyebut sejumlah nama, antara lain Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menkopolhukam Mahfud MD, dan Menkoperekonomian Airlangga Hartarto.
Kemudian ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar, hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Namun, pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, menilai dalam situasi pertarungan pilpres yang jarak elektabilitas masing-masing capres tidak terlalu dominan, partai pengusung capres kemungkinan besar bakal memilih pendamping dari partai politik.
Sementara Prabowo Subianto Calon Presiden yang diusung Partai Gerindra yang berkoalisi 6 Parpol masih mencari pasangan cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, dan Plt Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono di Jakarta,
Anis Bawesdan yang sudah diusung oleh Partai NasDem akan berkoalisi dengan PKS dan P, Demokrat juga masih mencari cawapresnya.
Di kira Megawati menunjuk Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada kontestasi peserta Pemilu 2024 di akhir bulan suci Ramadhan dan jelang malam takbiran akan menjadi perhatian?..dan apakah ini adalah salah satu strategi PDIP.
Di Prediksi Bakal Ada Pengalihan
Sejumlah pengamat kacamata elit politik kaget, begitu Ganjar di dukung Megawati bakal calon Presiden pada Pemilu 2024 yang diperkirakan akan di umumkan Megawati pada 1 Juni 2023 ternyata tidak jadi.
Justeru dimaksud Megawati, di penghujung akhir bulan suci ramadhan atau persisnya di malam hari raya idul fitri 1444 Hijriyah masyarakat diajak berpaling kan perhatian ke Ganjar Pranowo yang sempat merosot akibat ucapannya melarang tim Israel bermain di Indonesia pada Piala Dunia U20 FIFA 2023 berharap elektabilitas nya kembali diatas Prabowo Subianto.
Sedangkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), dari PPP yang konon akan mengusung Sandiaga Uni yang baru saja mengundurkan diri dari pengurus P, Gerindra untuk menjadi Cawapresnya tentu akan menjadi ramai diperbincangkan.
Ada 3 Capres yang di Gadang – gudangkan artinya bakal ada 3 poros.
PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden
P, Gerindra Prabowo Subianto
Anis Bawesdan di Usung Calon Presiden dari P, NasDem
Berdasarkan penghitungan, jumlah total suara sah pemilihan anggota DPR RI mencapai 139.970.810 suara. Dari angka tersebut, didapatkan angka ambang batas minimal parlemen (parliamentary threshold) sebesar 5.598.832,4 atau empat persen. Dari besaran itu, sembilan dari 16 partai politik mendapat perolehan suara di atas empat persen atau dinyatakan lolos ambang batas minimal parlemen.
Perolehan Kursi Parpol di DPR RI 2019-2024
Sembilan partai politik yang lolos ialah PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, Nasdem, PKS, PPP, PAN, dan Demokrat.
PDI-P memperoleh jumlah kursi terbanyak, yakni 128 kursi berkat 27,5 juta suara. Golkar menempati urutan kedua dengan 85 kursi, disusul Gerindra dengan 78 kursi.

Adapun tujuh parpol yang tak lolos parlemen adalah Garuda, Berkarya, Perindo, PSI, Hanura, PBB, dan PKPI.
Berikut perolehan suara 16 partai politik diurutkan berdasarkan perolehan kursi terbanyak:
- PDI-P: 128 kursi
Jumlah suara: 27.503.961 (19,33 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - Golkar: 85 kursi
Jumlah suara: 17.229.789 (12,31 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - Gerindra: 78 kursi
Jumlah suara: 17.596.839 (12,57 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - Nasdem: 59 kursi
Jumlah suara: 12.661.792 (9,05 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - PKB: 58 kursi
Jumlah suara: 13.570.970 (9,69 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - Demokrat: 54 kursi
Jumlah suara: 10.876.057 (7,77 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - PKS: 50 kursi
Jumlah suara: 11.493.663 (8,21 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - PAN: 44 kursi
Jumlah suara: 9.572.623 (6,84 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - PPP: 19 kursi
Jumlah suara: 6.323.147 (4,52 persen)
Status: Memenuhi ambang batas - Berkarya: 0 kursi
Jumlah suara: 2.902.495 (2,09 persen)
Status: Tidak memenuhi ambang batas - PSI: 0 kursi
Jumlah suara: 2.650.361(1,85 persen)
Status: Tidak memenuhi ambang batas - Hanura: 0 kursi
Jumlah suara: 2.161.507 (1,54 persen)
Status: Tidak memenuhi ambang batas - PBB: 0 kursi
Jumlah suara: 1.990.848 (0,79 persen)
Status: Tidak memenuhi ambang batas - Perindo: 0 kursi
Jumlah suara: 3.738.320 (2,07 persen)
Status: Tidak memenuhi ambang batas - PKPI: 0 kursi
Jumlah suara: 312.775 (0,22 persen)
Status: Tidak memenuhi ambang batas - Garuda: 0 kursi
Jumlah suara: 702.536 (0,5 persen)
Status: Tidak memenuhi ambang batas
Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, sebanyak sembilan parpol dinyatakan memenuhi ambang batas parlemen. (**)
