NASIONAL

KUHP Bsru, Yusril Bilang Tidak Ada Pasal Yang Menghukum Pengkritik Pemerintah

Suara Jabar News, Com (Jakarta) –
Menko Kumham Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa tidak ada pasal dalam KUHP Baru yang bisa menghukum seseorang yang mengkritik pemerintahan. Kritik adalah bagian dari kemerdekaan menyatakan pendapat yang dijamin UUD 45.

Berikut pasal Penting

  • Tidak ada pasal yang menghukum pengkritik pemerintah
  • Penghinaan (Pasal 240 dan 241 KUHP Baru) yang bisa dipidana, bukan kritik
  • Delik aduan: pemerintah/lembaga negara harus membuat pengaduan untuk penindakan
  • Pemerintah dan penegak hukum harus memiliki persepsi sama tentang “menghina”
  • Masyarakat harus membedakan kritik dan penghinaan

Masih kata Yusril,
“Mengkritik boleh. Menghina yang nggak boleh. Saya baca beberapa medsos cenderung menyamakan mengkritik dengan menghina. Padahal beda, secara hukum maupun bahasa,” Pungkasnya.(By)

BACA JUGA :   Debat Calon Presiden 2024: Serangan Siber, Pakar Keamanan dan Pertahanan Angkat Bicara

baca juga

Kepercayaan Masyarakat Terhadap Densus 88 Naik, DPP GERPINDRA : Kadensus 88 AT Polri Bekerja Extraordinaary

Yeni

Presiden Prabowo Tegaskan, Jangan Main-main Lagi Dengan Narkoba

Yeni

Wamenaker Noel Sambangi SMK Boedoet Depok Timur

Yeni