KESEHATAN

Dr, Ribka Ciptaning Pertanyakan, Kebijakan Pemda dalam Pemenuhan Hak atas Kesehatan

Dr, Ribka Ciptaning Pertanyakan, Kebijakan Pemda dalam Pemenuhan Hak atas Kesehata

DEPOK, Suara Jabar News Com – PDI Perjuangan menggelar Bakti Sosial dan Cek Kesehatan Gratis berlangsung di Jl, Boelevard, Sektor Anggrek, GDC, Cilodong, Jum’at, (6/3/2026)

Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Ribka Ciptaning, Ketua Bidang Kesehatan DPP PDI Perjuangan, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu kesehatan masyarakat.

Dr. Ribka Ciptaning menekankan, bahwa pentingnya peran perempuan dalam menentukan nasib bangsa dan mengajak masyarakat untuk memperjuangkan hak kesehatan yang sama bagi semua warga negara.

Ia juga menyinggung masalah BPJS yang dinonaktifkan dan menekankan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pelayanan hidup sehat yang sama.

Ribka Ciptaning juga mempertanyakan soal
kebijakan pemerintah daerah dalam pemenuhan hak atas kesehatan terutama di kota Depok. Sebab, setiap warga negara Indonesia berhak atas pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau sesuai amanat Undang-undang pasal 28H ayat (1) dan pasal 34 ayat (3), Negara bertanggung jawab menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan dan Undang – undang No, 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok Chandra Rahmansyah mengatakan, PDI – Perjuangan merupakan partai koalisi yang mendukung perubahan.Terus terang, kegiatan bakti sosial cek kesehatan ini sangat membantu Pemerintah kota Depok, katanya

“Kita sudah menggelontorkan anggaran APBD sebesar 300 miliar untuk dana di setiap RW, manfaatkan anggaran tersebut dengan baik, karena setiap RW masing – masing diberikan dana 300 juta untuk menyelesaikan permasalahan dilingkungannya, jangan sampai di setiap RW masih ada anak yang tidak bisa sekolah hanya gara – gara tidak punya biaya, dan jangan sampai ada warga yang tidak bisa makan di RW tersebut.

BACA JUGA :   Waspada Super Flu

Chandra meminta para ketua RW untuk meningkatkan rasa solidaritas sebagaimana yang PDI Perjuangan gaungkan yakni, semangat gotong royong.

Indeks pembangunan manusia hari ini mencapai 84,04, sementara kota Bekasi 84,43, artinya selisih cuma 0,4.tetapi APBD – nya capai 6,7 triliun,
APBD Kota Depok Tahun 2025 disepakati dengan total pendapatan sekitar Rp4,3 triliun hingga Rp4,55 triliun pada APBD Perubahan, dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Chandra menapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan dan panitia yang telah menggagas kegiatan bakti sosial dan cek kesehatan gratis. “kesehatan adalah hak dasar dan harus dipenuhi oleh negara “, imbuhnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kritik thinking, saran dan tidak ragu – ragu memberi masukan kepada pemerintah.

Selai itu, Chandra menekankan bahwa pentingnya pengawasan dan memastikan bahwa uang APBD digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. ” manfaatkan dana yang diberikan kepada RW untuk menyelesaikan permasalahan di lingkungan terkecilnya. Kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk terus bersatu dan solid dalam mewujudkan Depok menjadi kota yang maju, “, ujarnya.

Bakti Sosial dan Cek Kesehatan gratis dan bagi – bagi takjil yang di inisiasi DPC PDI- Perjuangan Kota Depok yang di Nakhodai Yuni Indriyani di didampingi H,Imam Turidi sekretaris dan Habib Reza Al-Habsy Bendahara dan jajaran pengurus DPC dan PAC, Ranting serta para anggota DPRD kota Depok dari fraksi PDI-Perjuangan Kota Depok berjalan dengan sukses (Ben)

baca juga

Antrean Panjang di RSUD Kisa Kota Depok, Pasien Tetap Bersabar

Yeni

Perayaan Hari Gizi Nasional Diperingati Setiap Tanggal 25 Januari

Yeni

BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, 3 Dihapus Juli 2022

Yeni