TNI - POLRI

Polsek Cinere Apel Sabuk Kamtibmas Libatkan Elemen Potmas, Jaga Kondusifitas Wilayah

DEPOK, Suara Jabar News. Com – Jajaran Kepolisian Sektor Cinere (Polsek Cinere) menggelar kegiatan taktis bertajuk “Apel Sabuk Kamtibmas” melibatkan ratusan elemen Potensi Masyarakat (Potmas) berlangsung di halaman Mapolsek Cinere pada Rabu (8/4/2026), dimulai pukul 16.30 wib.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, S.Pd., M.H., didampingi jajaran pejabat utama mulai dari Wakapolsek, Iptu Santi selaku calon Kanit Binmas, hingga para Panit dari unit Sabhara, Lantas, dan Reskrim.

Apel besar ini diikuti oleh sedikitnya 150 personel gabungan dari berbagai organisasi masyarakat dan tokoh lintas sektoral, di mana setiap personel Bhabinkamtibmas (Bimas) mengerahkan sedikitnya 15 orang perwakilan dari kelurahan masing-masing guna memperkuat barisan pertahanan wilayah dan kekompakan kolektif di bawah naungan Polri.

​Komposisi massa yang hadir dalam apel tersebut mencerminkan keragaman kekuatan sosial di wilayah Cinere dan Limo, mulai dari Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Karang Taruna, Pokdarkamtibmas, Senkom, hingga komunitas Ojek Online (Ojol).

Tak ketinggalan, kekuatan organisasi massa (Ormas) seperti Banser, Pemuda Pancasila (PP), FBR, Forkabi, Grip, dan BPPKB turut berbaris rapi di lapangan Mapolsek.

Menariknya, dalam struktur barisan ini, Polsek Cinere menempatkan “Barisan Emak-emak” sebagai garda terdepan yang nantinya diproyeksikan memiliki peran krusial sebagai negosiator dalam menghadapi berbagai dinamika massa di lapangan, sebuah pendekatan humanis yang menekankan pada upaya persuasif sebelum menempuh langkah penegakan hukum.

​Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh menekankan bahwa Mapolsek Cinere ini adalah milik bersama, sehingga penjagaan kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab kolektif antara polisi dan masyarakat, imbuhnya.

Masih kata Kapolsek, bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk menjaga kesolidan dan kekompakan antarunsur.

Beliau apresiasi kehadiran seluruh elemen, khususnya barisan ibu-ibu di wilayah Meruyung sekitarnya yang hadir dengan semangat tinggi.

Sinergi ini diharapkan terus berlanjut dalam berbagai kegiatan operasional lainnya, bukan hanya berhenti pada simulasi hari ini, mengingat tantangan keamanan di masa depan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh potensi masyarakat yang terdata secara akurat dan terkoordinasi dengan baik melalui para danton dari masing-masing unit Bimas.

BACA JUGA :  

​Sesi paling krusial dalam kegiatan ini adalah simulasi pengamanan Mako (Markas Komando) yang disusun oleh unit Intelkam. Dalam simulasi tersebut, dikisahkan sekelompok massa mulai mengarah ke Mapolsek Cinere dengan tuntutan tertentu.

Di sinilah barisan emak-emak diposisikan sebagai “tokoh utama” di lini terdepan untuk melakukan negosiasi awal, sementara personel Opsnal, Intel, dan Reskrim yang berpakaian preman bersiaga memantau pergerakan dari titik-titik strategis.

Simulasi yang berlangsung komunikatif dan diwarnai instruksi taktis ini bertujuan untuk melatih kesiapan mental serta koordinasi antarormas dan Polri ketika menghadapi situasi kontijensi, sehingga setiap pihak memahami perannya masing-masing dalam menjaga marwah institusi kepolisian dari potensi gangguan eksternal.

​Pada kesempatan itu, Kompol Chairul Saleh memberikan guyonan segar terkait pendataan nama dan nomor rekening personel Potmas, yang disambut tawa oleh para peserta apel. Namun di balik candaan tersebut, terselip pesan serius mengenai pentingnya pendataan administratif yang lengkap guna mendukung operasional jangka panjang dan kolaborasi di masa depan. Kapolsek menjanjikan bahwa sinergi antara Polri dan Potmas akan terus ditingkatkan, termasuk penyediaan transportasi dan akomodasi pendukung jika partisipasi masyarakat terus bertumbuh secara masif.

Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa wilayah hukum Polsek Cinere tetap menjadi zona yang aman, tertib, dan jauh dari gangguan kriminalitas maupun konflik sosial yang dapat merugikan warga sekitar.

​Secara keseluruhan, Apel Sabuk Kamtibmas ini ditutup dengan evaluasi bersama dan penekanan kembali pada pentingnya menjaga kerukunan, terutama mengingat komposisi masyarakat yang heterogen. Penempatan barisan emak-emak sebagai negosiator utama mendapat apresiasi khusus karena dianggap mampu mendinginkan suasana jika terjadi gesekan massa yang memanas. Melalui langkah-langkah preventif dan kolaboratif seperti ini, Polsek Cinere optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang kondusif sesuai dengan marwah Polri yang melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat secara presisi. Kegiatan berakhir dengan tertib, meninggalkan pesan kuat bahwa keadilan dan keamanan hanya bisa ditegakkan jika seluruh elemen bangsa bersatu dalam satu komando koordinasi yang solid.

​Autentikasi: Redaksi The Wasesa News (Tim Liputan Depok)

baca juga

Kasad Didampingi Pangdam III Siliwangi Tinjau Progres Pembangunan Masjid Abdurachman Di SMP Kartika XIX-1

Yeni

Presiden RI Hadiri HUT Bayangkara ke – 76 di Kampus Akpol Semaranug

Yeni

Kodim 0621/Kab.Bogor Apresiasi Jambore Kepala Desa 2022 Kab.Bogor

Yeni