PERISTIWA

ODGJ Ngamuk Bawa Parang di Purbalingga, Polisi & Warga Gercep Meringkus

PURBALINGGA, Suara Jabar News Com — Detik-detik mencekam terjadi di Desa Bandingan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Kamis (9/7/2026).

Seorang pria Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial LH (25) mengamuk sambil mengacungkan parang. Warga panik, jalanan sempat kosong.

Beruntung, respon cepat aparat kepolisian mencegah hal yang tidak diinginkan.

Laporan warga, polisi langsung tancap gas.
Kapolsek Kejobong AKP Amirudin SH mengatakan pihaknya langsung bergerak begitu menerima laporan masyarakat.
“Mengingat kondisi tersebut membahayakan keselamatan umum, personel Polsek Kejobong segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, suasana sudah tegang. Beberapa warga terlihat berlarian karena takut. LH terlihat emosional dan terus mengayunkan senjata tajam yang dibawanya.

Strategi persuasif, momen dramatis penangkapan.
Alih-alih menggunakan kekerasan, polisi memilih pendekatan humanis. Personel maju perlahan sambil menenangkan.
“Personel kami mendekati pelaku dengan hati-hati. Saat itu suasana cukup menegangkan karena pelaku membawa senjata tajam,” jelas AKP Amirudin.

Di momen krusial, polisi bersama warga kompak mengalihkan perhatian LH. Dalam hitungan detik, petugas berhasil melumpuhkan dan mengamankan parang dari tangan LH. Tim medis dari Puskesmas Kejobong juga langsung siaga membantu proses evakuasi.

BACA JUGA :   Pelaku Pembunuhan Purnnawirawan TNI Diganjar pasal 351 ayat 3 junto 338 junto 340, Ratusan Rekan Seperjuangan Datangi Mapolsek

Dibawa ke RS, keluarga setuju.
Usai dilumpuhkan, LH langsung dibawa menggunakan mobil patroli menuju rumah sakit untuk mendapat perawatan. Langkah ini sudah mendapat persetujuan keluarga dan pemerintah desa setempat.

“Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan kondusif berkat kerja sama polisi, warga, dan tenaga medis,” tambah Kapolsek.

Aksi sigap ini mendapat apresiasi warga. Mereka lega karena potensi bahaya berhasil dicegah tanpa ada korban.

Pihak kepolisian mengimbau keluarga yang memiliki anggota ODGJ agar terus berkoordinasi dengan desa dan puskesmas, demi keamanan bersama. (**)

baca juga

Masyarakat Dingatkan Waspada, Modus Penipuan Investasi Bodong

Yeni

Tangga Teras Baleka II Depok, Rawan Sering Makan Korban

Yeni

Di Sorot, Pagar Laut Sepanjang 30,10 Km di Pesisir Tangerang

Yeni