ORGANISASI

Adi Kuntoro, Ketua KBM, Antara Tantangan Bangsa dan Ajaran Bung Karno, Marhaenisme

Suara Jabar News Com – Keluarga Besar Marhaen (KBM) Jawa Tengah, menyikapi kondisi sosial-politik Indonesia saat ini. Ia menekankan perlunya kembali ke ajaran Bung Karno untuk menghadapi tantangan bangsa.

Keprihatinan terhadap Kondisi Nasional

Adi Kuntoro menilai transisi kepemimpinan nasional saat ini belum membawa kemakmuran yang merata. Ia menyoroti beberapa masalah krusial katanya kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).

Penderitaan Rakyat kelas bawah dan akar rumput justeru paling merasakan dampak buruk dari kebijakan ekonomi, hukum, dan politik di dalam negri ini.

Ketimpangan Sosial:

Dengan adanya “kesuksesan semu” yang dicitrakan media, sementara kenyataan di lapangan menunjukkan rakyat sedang mengalami tekanan berat.

Sementara krisis kepercayaan masyarakat cenderung skeptis terhadap institusi politik dan pemerintah karena banyaknya penyimpangan yang dilakukan penyelenggara negara.

Kritik terhadap Sistem Politik

Ia menyebutkan bahwa kelemahan negara saat ini berakar pada, Budaya dan sistem politik yang belum bersih.

Partai politik yang belum dikelola dengan prinsip organisasi modern yang transparan sehingga sering menjadi keluhan, sementara posisi rakyat yang lemah dalam menghadapi pelanggaran yang dilakukan oleh elit penguasa sudah tidak menggunakan rasa keadilan.

BACA JUGA :   Peringati HPN 2024, SWI Kota Depok Tabur Benih Ikan &Tanam Bibit Pohon

Untuk itu, Adi menyerukan untuk Kader Marhaenis sebagai solusi dan mengajak seluruh kader KBM untuk, merapatkan Barisan, menyatukan CC tekad dan semangat nasionalisme tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau etnis. Memegang Teguh Ajaran Bung Karno: Menjadikan pemikiran Proklamator sebagai kompas dalam berbangsa dan bernegara.

Bergerak dalam Organisasi Modern:

Memastikan KBM menjadi wadah yang akuntabel, inklusif, dan antikorupsi untuk membela kaum marhaen (rakyat kecil) yang tertindas.

Adi berharap,, KBM harus berwatak demokratis, aspiratif, dan kolektif kolegial. Organisasi ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (Benger)

baca juga

KNPI Gelar Pelatihan Administrasi Pertanahan Perangkat Desa

Yeni

PWOIN Kabupaten Bogor Resmi di Kukuhkan, Siap Jalankan Amanah Organisasi

Yeni

Mukota VI, dr, Karlina, MARS Terpilih Aklamasi Ketua Kadin Kota Depok 2026–2031 Ditunggu Gebraknnya

Yeni