NASIONAL

Menkominfo Blokir 846 Ribu Akses Konten Judi Online

SJNews.com, – (Menkominfo) yang baru dilantik buat gebrakan: Blokir 846 Ribu Akses Konten Judi Online

Sepekan setelah Presiden RI Joko Widodo melantik Budi Arie Setiadi dan Nezar Patria masing-masing sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi dan Wakil Menkominfo,  langsung membuat gebrakan yang fantastis.

Gebrakan yang dilakukan kedua tim tersebut mengaku sudah memblokir 846 ribu akses konten judi online. Sehingga muncul pertanyaan di masyarakat bahwa judi online selama ini benar-benar ada dan tidak ditindak. Kenapa dibiarkan selama ini dan kenapa baru sekarang diblokir.

Pemblokiran hingga 846 ribu akses konten judi online terungkap setelah Budi Arie Setiadi menggantikan posisi Johnny G Plate yang selama ini menjabat Menteri Komunikasi dan Informasi RI. Posisi Menkominfo kosong setelah Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus memanggil, memeriksa dan memenjarakan Johnny G Plate atas keterlibatannya atas dugaan korupsi pengadaan  tower BTS 4G.

Selain pemblokiran akses konten judi online diharapkan Menkominfo Budi Arie Setiadi membahas mengenai kewenangan Kejaksaan dan lembaga yang dipimpinnya tekait pengawasan multimedia.

Pengawasan yang dimaksud berupa penyebaran hoaks, konten asusila, dan kekerasan. “Serta konten-konten lain yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie memastikan penanganan kebocoran data 337 juta data Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Ditjen Dukcapil, kini, Kemenkominfo sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak yang memegang data-data kependudukan masyarakat Indonesia.

Termasuk di antaranya: instansi pemerintahan, bank, dan perusahaan telekomunikasi.
“Pengelolaan data kan banyak instansi, bank ngumpulin data, telekomunikasi kalau jadi pelanggan ngumpulin data. karena itulah lagi lakukan koordinasi,” kata Budi Arie saat ditemui di Kejaksaan Agung, Senin (24/7/2023).

Koordinasi dilakukan untuk memastikan instansi mana yang mengalami kebocoran data.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dalam rangka memberi imbauan untuk menjaga data pribadi masyarakat.

Untuk informasi, dugaan kebocoran data pada Dukcapil Kemendagri ini awalnya diungkap oleh akun Daily Dark Web di Twitter pada Sabtu (15/7/2023).

Disebutkan olehnya, ada 337.225.465 baris data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil Kemendagri dijual di forum hacker.

Dalam tangkap layar laman forum hacker itu, si peretas dengan nama akun RRR mengklaim mencuri 337 juta baris data kependudukan tersebut dari laman resmi dukcapil.kemendagri.go.id. Ratusan juta data itu berisikan NIK, tempat tanggal lahir, agama, status kawin, akta cerai, nama ibu, pekerjaan, nomor paspor, hingga jenis difasilitasi.

BACA JUGA :   Wamenaker: Dalam Proses Kepailitan Sritex Ada Tangan Setan yang Bermain, Ketakutannya Luar Biasa

Pemerintah menyatakan perang terhadap judi online, untuk itu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus melakukan pemberantasan terhadap perjudian tersebut.

Budi Arie Setiadi selaku Menkominfo menegaskan bahwa peperangan terhadap judi online tersebut adalah perintah langsung dari Presiden Joko Widodo.”Ini perintah Pak Presiden, kita akan memblokir website-nya,” imbuh Menkominfo di Jakarta, dikutip Selasa (18/7/2023).

Selain itu, jelasnya, pemerintah yaitu Kominfo dan jajaran terkait akan memblokir nomor IP para bandar judi tersebut.”Kita juga akan kerja sama dengan pihak terkait untuk blokir rekeningnya,” ungkap Budi.

Menkominfo menyebutkan, saat ini ada sekitar 300 ribu rekening yang terkait dengan judi online.Dengan pemblokiran rekening dan website judi online bakal membuat jera para pelakunya. “Ini akan Ini akan mempersempit ruang gerak judi online,” pungkasnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemblokiran atau takedown terhadap 846.047 konten digital yang mengandung muatan judi online.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengatakan, angka tersebut diambil sejak tahun 2018 hingga 19 Juli 2023.

Sejak 2018 hingga 19 Juli 2023, Kementerian Kominfo telah melakukan putusan akses atau takedown terhadap 846.047 konten perjudian online, katanya Budi Arie di Kantor Kominfo Jakarta, Kamis (20/7/2023).

Seminggu terakhir Kementerian Kominfo melakukan pemutusan akses 11.333 konten penjudian online,” jelasnya.

Menkominfo mengungkapkan, pemutusan akses tersebut dilakukan berdasarkan hasil temuan patroli siber, laporan dari masyarakat, dan laporan instansi Pemerintah atas penemuan konten yang memiliki unsur perjudian.

Ia menegaskan, seluruh jajaran Kementerian Komunikasi dan Informatika, telah dan akan terus mengambil langkah tegas dalam menangani penyebaran konten dengan muatan perjudian, baik yang sifatnya perjudian atau kegiatan fasilitas transaksi perjudian online.

Kementerian Kominfo turut mendukung upaya penegakan hukum atas pelaku judi online dan siap untuk bekerja sama dalam upaya pemberantasan berbagai macam konten negatif di internet yang dilakukan pihak kepolisian.

Kementerian Kominfo akan melakukan pemantauan dan pemutusan akses terhadap segala bentuk penyebaran konten perjudian online dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum,” terang Budi Arie

Kami meminta kepada masyarakat dapat secara konsisten mendukung kerja bersama kami dengan melaporkan konten perjudian online ditemukan dan pemanfaatan,” tandasnya.(**)

baca juga

Presiden Prabowo Di Minta Ketum SPRI Menunda SK Dewan Pers Untuk Sementara

Yeni

Wamenaker Ajak Karyawan PT, Indofarma Berjuang Bersama, Perjuangkan Hak

Yeni

Menpan-RB Tjahjo Kumolo Telah Pergi

Yeni