PARLEMEN

Hamzah, SE.MM Ketua Komisi B Sebut, Beasiswa Untuk Lulusan SMA/K, Semua Anak Depok Harus Sarjana

Suara Jabar News Com (Depok) – Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, H, Hamzah, SE.MM dengan komitmennya mendukung pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah daerah pemilihan (Dapil) Cilodong dan Tapos.

Melalui program beasiswa pendidikan Strata 1 (S1), Hamzah berharap dapat membantu mewujudkan visi Wali Kota Depok, “Semua Anak Depok Harus Sarjana”.

Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan SMA, SMK, MA, dan peserta Paket C yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Dalam kegiatan resesnya, Hamzah menyampaikan bahwa setiap tahun dirinya menyediakan kuota beasiswa bagi warga tidak mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Program ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap masa depan generasi muda, khususnya di Cilodong dan Tapos. Pendidikan adalah jalan keluar dari kemiskinan,” imbuhnya.

Program beasiswa ini telah berjalan sejak tahun 2023 dan akan berlangsung hingga 2025. Setiap tahun, tersedia kuota sebanyak 100 penerima. Hingga saat ini, ratusan pelajar di dua kecamatan tersebut telah menerima manfaat dari program ini.

BACA JUGA :   Ade Firmansyah anggota Komisi D DPRD kota Depok Soroti UHC dan 97 kursi kosong di SMP Negeri 34

Syarat utama untuk mendaftar meliputi status lulusan tiga tahun terakhir (2023–2025) dan memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kelurahan setempat.

Hamzah berharap, inisiatif ini dapat membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda yang memiliki semangat belajar namun terbatas secara ekonomi, ujarnya

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di Depok, khususnya Cilodong dan Tapos, akan berdampak positif terhadap kemajuan kota secara keseluruhan, harap lelaki yang dekat dengan awak media ini. (Bn)

baca juga

Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Bahas Enam Raperda dan Usulan Pendirian Tiga BUMD

Yeni

Pemerintah Akomodir Kebebasan Pers di KUHP yang Di Usulkan Dewan Pers

Yeni

*Paripurna DPRD Depok Setujui Perda Rencana Pembangunan Industri 2026–2046*

Yeni