PENDIDIKAN

Mau Daftar Masuk Sekolah, SD, SMP dan SMA/K Negeri Kota Depok, Gampang Kenapa Dipersulit

Suara Jabar News Com Depok (Depok), – Komitmen pemimpin kota Depok dan para kepala sekolah SD, SMP dan SMA Negeri tidak akan bisa membantu calon siswa titipan untuk masuk sekolah sudah harga mati, menjadi tanda tanya.

Pasalnya, para anggota DPRD dan pasangan Gubernur wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati Walikota dan Wakil Walikota secara de’ jure dan de’facto dipilih oleh rakyat secara konstitusional berdasarkan Undang – undang Pemilu.

Sedangkan Pasal 31 UUD 1945 menyatakan
bahwa pendidikan merupakan hak bagi setiap
warga negara tetapi pendidikan dasar
merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh
setiap warga negara dan pemerintah wajib
membiayai kegiatan tersebut.

Sistem Penerimaan Pendaftaran Baru (SPMB) melalui online yang di berlakukan untuk pendaftaran calon siswa bisa masuk sekolah

Komplain orang tua siswa yang anaknya di tolak ( data red – ) untuk mendapatkan kesempatan sekolah terpendam dalam hati mereka, kenapa peraturan di buat untuk di persulit.

Antisipasi ada calo masuk sekolah (SPMB) ibarat lepas dari kandang macan masuk kandang harimau, di luar sudah tidak ada calo, justeru di dalam system online disinyalir banyak mafianya mengatur jarak kordinat domisili di sistem zonasi.

Orang tua siswa yang tidak mau disebutkan namanya mengeluhkan soal sistem SPMB yang selalu eror di kota Depok, sehingga para calon murid susah untuk mendaftar melalui online, dengan sistemnya terkadang suka eror dan susah me upload masukan data, sementara daftar di online ada jedah masa berlaku dari jalur Domisili, dan masa sanggah yang di berikan ortu calon siswa untuk mengklarifikasi data yang di tolak, semestinya ada solusi.

BACA JUGA :   Wujudkan Masa Depan Berkelanjutan, Lulusan Kampus Energi Dorong Jadi Penggerak Transisi Energi

Kalau saat mau daftar online, terkadang suka eror pada operator, sehingga kami menunggu lama normal kembali operatornya saat ingin daftar, katanya kepada wartawan, Kamis (12/6/2025).

Ada aroma kecurangan terhadap sistem zonasi yang di duga permainan Selver daftar di online itu di titik koordinat, seperti jarak rumah, yang jauh di dekatkan dan yang dekat di jauhkan, kata ortu siswa.

Sejauh ini Pemkot sendiri masih menutup kemungkinan tidak bisa membantu warga kota Depok yang belum bisa masuk ke SMP negeri.

Pupus sudah harapan ortu siswa ingin memasukan sekolah anaknya ke negeri meski di berikan harapan ke sekolah swasta dengan janji dapat biaya bantuan dari Pemkot Depok sebesar Rp 1,400.000 ( satu juta, empat ratus ribu rupiah ) dengan kategori orang tidak mampu, itupun KK nya yang terdata di DTKS. (red-)

baca juga

Parah ! … Siswa Ditolak Mau Daftar Masuk Sekolah, Orang Tua Menjerit

Yeni

Di Tahun 2025 Uper Siapkan Talenta Hadapi Trilema Energi, Sekaligus Lantik ±1.400 Mahasiswa dan Naikkan Beasiswa 30% di 2025

Yeni

SMP PGRI Gandoang Perkuat Deep Learning dengan Digitalisasi.

Yeni