PERISTIWA

BNN Gerebek Gudang di Gresik, Sita 3,37 Ton Narkoba Asal Thailand Senilai Rp4,5 Triliun. Diduga Bahan Baku Untuk Vape THC

DAERAH, Suara Jabar News.Com – Badan Narkotika Nasional/BNN berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika terbesar tahun ini. Sebanyak 3,37 ton kuncup bunga ganja/cannabis buds asal Thailand disita dari sebuah gudang di kawasan pergudangan Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan BNN RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, serta Polda Jawa Timur yang berlangsung 29 Juni hingga 1 Juli 2026 di DKI Jakarta, Tangerang, Purwakarta, Surabaya, dan Gresik.

Berawal dari Kontainer di Tanjung Priok. Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan kasus ini terungkap dari kecurigaan tim gabungan terhadap sebuah kontainer asal Thailand yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (29/6/2026).

“Setelah diperiksa, ditemukan koper dan kardus lateks berisi bungkusan plastik bertimah. Isinya berupa bunga dan batang ganja yang diduga diselundupkan dari Thailand,” kata Suyudi saat konferensi pers di Gresik, Kamis (2/7/2026).

Dari analisis data dan dokumen, tim kemudian melacak adanya pengiriman kontainer serupa menuju Gresik. Petugas menerapkan controlled delivery dengan mengikuti 2 truk hingga ke gudang tujuan.

“Saat memasuki wilayah Gresik, tim gabungan BNN, Bea Cukai, dan Polres Gresik berhasil menemukan lokasi gudang penampungan,” ujar Suyudi.

BACA JUGA :   Limbah Pabrik Roti di RT 01 RW 04 Kelurahan Jatijajar Diduga Cemarkan Lingkungan

Rincian Barang Bukti dan Tersangka.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan 4 unit truk dan 500 koper berisi 3.000 bungkus ganja dengan total bruto 1,605 ton
– 80 bal kardus lateks berisi 3.200 bungkus dengan total bruto 1,766 ton

Total barang bukti: 3.371.400 gram atau 3,37 ton bruto.

BNN juga mengamankan 12 orang yang diduga jaringan sindikat internasional. Mereka terdiri dari pengusaha jasa transportasi, pengurus perusahaan, sopir truk, oknum petugas pelabuhan, hingga 1 WNA asal China yang diduga pemilik gudang.

Dua orang dalang jaringan diketahui berada di luar negeri, berinisial CKF alias L /WNA Malaysia dan ZL alias J /WNA China.

Diduga Bahan Baku Vape THC.

Yang mengkhawatirkan, ganja jenis cannabis buds ini diduga tidak diedarkan dalam bentuk lintingan. BNN menduga barang tersebut akan diolah menjadi ekstrak THC* untuk *cairan isi ulang vape/rokok elektrik.

“Dari penyitaan 3,37 ton ini, tim gabungan telah menyelamatkan potensi penyalahgunaan sekitar 10.114.200 jiwa dan potensi kerugian ekonomi negara senilai Rp4.585.104.000.000,” pungkas Suyudi.

Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh BNN. (*)

baca juga

Richard Eliezer Hingga Petugas Mbak LPSK Cantik

Yeni

Klarifikasi Berita Penyerangan terhadap Jurnalis, Ini kata Kepala SPPG Gedong 02 Pasar Rebo

Yeni

Sufmi Dasco Dorong Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Saat Liputan di Gunung Anak Krakatau

Yeni