SERBA - SERBI

Kepengurusan DKM Masjid Dhyufurrahman Jatijajar Dipertanyakan Warga RW 01

Kepengurusan DKM Masjid Dhyufurrahman Jatijajar Dipertanyakan Warga RW 0

DEPOK, Suara Jabar News. Com — Hubungan kemasyarakatan di wilayah Kelurahan Jatijajar memanas setelah warga RW 01 melayangkan surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Walikota Depok, Sabtu (11/7/2026).

Warga menuntut evaluasi total terhadap Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Dhyufurrahman yang dinilai tidak adil dan cacat transparansi.

Warga merasa disingkirkan dari kepengurusan masjid yang secara administratif dan fisik berada di tanah lingkungan mereka sendiri.

Warga RW 01 Jatijajar Keberatan

Minim Keterwakilan. Dari sekian banyak susunan pengurus, keterwakilan warga RW 01 hanya dicantumkan satu nama. Itupun tidak ditulis nama personal, melainkan hanya jabatan “Ketua RW 01 Jatijajar”.

Didominasi Orang Luar

Mayoritas pengurus DKM yang disahkan justru berasal dari luar wilayah RW 01. Sementara jamaah lokal yang setiap hari memakmurkan masjid justru tidak dilibatkan.

Krisis Transparansi

Manajemen DKM dinilai menutup diri karena tidak pernah ada keterbukaan program kerja maupun laporan pertanggungjawaban keuangan kepada warga sekitar.Abaikan Musyawarah.

BACA JUGA :   Adat Istiadat Urang Sunda Yang Beragam

Proses pembentukan struktur DKM dituding melangkahi prinsip keadilan dan tidak menampung aspirasi tokoh masyarakat setempat.

Tuntutan Warga Kepada Walikota Depok, Evaluasi SK

Meminta Walikota Depok segera meninjau dan mengevaluasi SK Kepengurusan DKM Masjid Dhyufurrahman yang sedang berjalan.

Minta musyawarah ulang
Memerintahkan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Depok dan Kemenag Kota Depok untuk memfasilitasi pemilihan ulang dengan melibatkan unsur RT 01 s/d RT 09, tokoh agama, dan tokoh masyarakat RW 01.

Legitimasi nama personal

Menuntut agar SK baru nantinya mencantumkan nama personal warga yang jelas, bukan sekadar mencantumkan jabatan struktural lingkungan.

Hingga berita ini dimuat, pihak Kelurahan Jatijajar maupun Bagian Kesra Pemkot Depok belum memberikan respons resmi terkait tuntutan dan protes terbuka yang dilayangkan oleh warga tersebut. (Sumber)

baca juga

Perlu Evaluasi dan Penyempurnaan Food Estate: Kalteng Siap Panen Jagung dan Singkong

Yeni

Kaesang dan Erina Resmi Jadi Suami Istri, Ijab Kabul Dan Akad Nikah Berjalan Sukses

Yeni

Sosok Ibu Ida Dayak, Wanita Paling Sakti Asal Kalimantan Sembuhkan Tulang Yang Geser Dengan Obat Alternatif

Yeni