EKONOMI & BISNIS

Anak Muda Jaman Milenial Harus Bisa Jadi Penggerak Ekonomi

JAKARTA, SJNews.
com,- Inovatif dan kreatif, Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) merupakan salah satu program tahunan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sebagai sarana mahasiswa mendapatkan pengalaman berbisnis dan program bantuan dana wirausaha.

Program tersebut sudah 2 kali di bimbing oleh Coach Iqbal Aldillas (link sosmed) https://www.instagram.com/iqbalaldilas/ untuk fokus membantu generasi muda agar lebih inovatif.

“Anak muda lulus buka lapangan kerja. Indonesia butuh banyak lapangan kerja bermanfaat,” papar coach Iqbal Aldillas pada acara yang dilangsungkan di Bogor, pada sesi offline 2 hari.

Mahasiswa dilatih cara paling dasar dalam bisnis, yaitu jualan pondasi dasar. Yang penting punya keberanian dulu. Hilangin gengsi, berani nawarin dan bisa negosiasi. Pelengkap ilmu marketing, adalah ilmu menggali kebutuhan orang dan bernegosiasi. Yang mana ilmu ini sangat bisa dipakai tidak hanya di dunia bisnis tapi di dunia profesional atau di dunia kampus itu sendiri,” pungkas Iqbal.

Iqbal Aldillas sendiri memiliki beberapa bisnis di bidang consulting yang bergerak mendevelop beberapa bisnis-bisnis brand besar, dan berfokus di bisnis development.

Ada unit bisnis lainnya tentang jasa digital marketing, photo/TVC product, dan penjualan retail beberapa brand produk,” tuturnya.

Pada acara tersebut, selain sharing materi, Coach Iqbal Aldillas mensimulasikan dalam bentuk permainan.

“Jika belajar ditambah dengan simulasi permainan itu sangat berpengaruh, karena peserta terlibat emosinya dan pengalamannya juga,” sebutnya.

BACA JUGA :   AKP SYAKHIRUL ALIM S.I.K Samsat Jakarta Barat Wilayah Bebas dari Pungli

Permainan yang dibuat oleh transformate.id (salah satu unit bisnis coach Iqbal Aldillas) yaitu game deal maker, game simulasi atau role play game dengan dua peran, yaitu 5 pemain pemilik produk dan 1 target market.

Masing-masing pemain akan menawarkan productnya dan wajib menggali kebutuhan orang dari berbagai profesi sampai target market memilih 1 produk yang dia rasa memenuhi kebutuhannya sesuai kartu peran yang dia dapat.

“Tujuannya mereka bisa paham bahwa fokusnya bukan ke produk, tapi ke kebutuhan orang, dan fokus bukan ke harga tapi ke value,” lanjut Iqbal Aldillas.

Tidak hanya itu, game dilakukan di dunia nyata juga. Dihari ke dua peserta diberi produk dan dilepas untuk berjualan dengan menerapkan materi menggali kebutuhan dan menaikan value produk.

Karena acara diadakan di daerah Curug Bogor, maka produknya pun disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung curug tersebut.

“Harapan setelah acara, mahasiswa bisa memetakan keilmuan dan bisa meneruskan ke program lanjutan untuk mendapat dukungan lebih dari kampus,” umbarnya.

“Bisnis itu soal niat, berani dulu saja, berani mulai dan niatkan bukan hanya untuk uang saja. Sekali lagi, Indonesia butuh banyak lapangan pekerjaan. Kalian generasi penerusnya, maka fokus untuk memberi dampak lebih jauh untuk indonesia dan orang banyak,” kata Iqbal.

“Program ini akan terus berlanjut pada angkatan setelahnya. Semoga saya bisa membantu terus dan mensupport program PMW ini,” tutupnya. (**)

baca juga

Kanit Samsat Cinere AKP Rizky Firmansyah T, Tingkatkan Pelayanan Prima dengan Mematuhi Prokes

Ade Darmansyah

AKP SYAKHIRUL ALIM S.I.K Samsat Jakarta Barat Wilayah Bebas dari Pungli

Admin Jabar

Lanyalla : Pertumbuhan Usaha Mikro Diimbangi dengan Pertumbuhan Koperasi

Ade Darmansyah