HUKUM

Kejaksaaan Agung RI Periksa Dalang Minyak Goreng Mahal

JAKARTA, SJNEws.com,- Kelangkaan minyak goreng menjadi momok yang sangat mengkuatirkan.

Hal tersebut menjadi tugas berat aparat penegak hukum untuk menyelidiki dalang mafia Minyak Goreng.

Pemeriksaan dan penyelidikan mengenai kasus penyelewengan distribusi dan produksi minyak goreng semakin gencar di Indonesia.

Beberapa pihak pun telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan mengenai kasus tersebut.

Salah satunya adalah Presiden Direktur PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Tbk, inisial AHP.

AHP diperiksa sebagai saksi terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana pun telah mengkonfirmasi hal tersebut.“Yaitu AHP,” kata Ketut dalam keterangannya dikutip Sabtu (21/5/2022).

Ketut mengatakan bahwa pihaknya memeriksa AHP bertujuan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara.

Selain AHP, sebelumnya, pada Kamis, 19 Mei 2022, jaksa penyidik juga memeriksa YB.

Ia merupakan Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk sebagai saksi dalam perkara tersebut.

BACA JUGA :   Nurhayati, Pelapor Dugaan Korupsi di Cirebon, Malahan Jadi Tersangka, Aneh bin Ajaib

Hingga kini Kejagung telah menetapkan tersangka 5 orang dalam perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk minyak goreng yang terjadi pada bulan Januari 2021 sampai Maret 2022.

  1. Pertama adalah Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.
  2. Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia
  3. Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group Stanley MA.
  4. Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas 
  5. Terakhir, pendiri dan penasehat kebijakan PT Independent Research & Advisory Indonesia Lin Che Wei.

Kelima tersangka Hb ini di duga yang menjadi dalang mahal dan langkanya minyak goreng di Indonesia. (By)

baca juga

Ketum PPWI : Kriminalisasi Terhadap Wartawan Muhammad Indra Sudah Sangat Keterlaluan

Yeni

Kasus Titan Group Mirip Bank Century

Yeni

Uang Konsinyasi Warga Jatikarya 218 Milyar, Masih di PN Bekasi, Sudah 6 Tahun Belum Juga Dicairkan, Ada Apa

Yeni