TNI - POLRI

Ketua Aktivis 98 Sebut Kenaikan pangkat Prabowo Bukan Politisasi

SJN,- Pro kontra soal pemberian pangkat Jendral terhadap Prabowo Subianto tidak perlu di permasalahkan.

Ketua Ikatan Aktivis 98, Immanuel Ebenezer menepis adanya isu-isu miring yang berkembang saat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima tanda kehormatan berupa kenaikan pangkat menjadi Jenderal bintang empat.

Immanuel atau panggilan Noel ini mengatakan, tidak tepat jika ada pihak yang menganggap pemberian tanda kehormatan tersebut adalah budaya dari peninggalan pemerintahan Orde Baru.

“Kalau dibilang pemberian pangkat istimewa ini adalah kebiasaan order baru, itupun juga adalah pernyataan keliru. Karena aturan yang menjadi dasar pemberiannya sendiri adalah UU Nomor 20 Tahun 2009 yang diluncurkan setelah reformasi,” kata Noel seperti yang dilansir, Rabu (28/2/2024).

Noel juga membantah ketika ada pihak yang mengatakan pemberian tanda kehormatan itu bersifat politis. Sebab, meskipun secara resmi disematkan oleh Presiden Joko Widodo, namun inisiator pemberian pangkat tersebut datang dari institusi TNI.

“Kita ketahui bersama TNI tidak berada dalam posisi yang boleh berpolitik praktis, jadi marilah kita berpikir positif saja bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk rasa terima kasih TNI kepada salah satu personil terbaiknya yaitu Jenderal Prabowo Subianto,” ucapnya.

BACA JUGA :   Ketahanan dan Pertahanan Negara, TNI-POLRI selalu bersama Rakyat.

Apalagi, Prabowo bukan orang pertama yang mendapat tanda kehormatan tersebut. Hal itu juga pernah dialami oleh sejumlah tokoh militer seperti Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan sejumlah tokoh lainnya.

” Tidak hanya Jenderal Prabowo Subianto yang diketahui menerimanya, namun sejumlah nama-nama tokoh militer seperti Jenderal SBY, Jenderal Luhut Pandjaitan, Jenderal Hendropriyono, Jenderal Agum Gumelar juga menerima kenaikan pangkat istimewa yang sama,” ucapnya.

Noel menegaskan bahwa saat ini memang sudah waktu yang tepat bagi Prabowo untuk mendapatkan tanda kehormatan itu karena sudah banyak pengabdian dan kontribusinya kepada bangsa dan negara.

“Jadi bisa dikatakan ‘Wes Wayahe’ Jenderal Prabowo Subianto atas pengabdiannya selama ini menerima penghormatan yang sama,” pungkasnya.

(BG/SNA)

baca juga

Semarak HUT Kemerdekaan RI ke – 81, Polda Jabar Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih dan 200 Sayuran kepada Pengguna Jalan

Yeni

Pangdam III/Slw*l : Manfaatkan Inovasi Teknologi, Kendalikan Eceng Gondok Menjadi Bermanfaat

Yeni

Debt Collector yang Cegat Warga Di Tangkap Polisi

Yeni