SERBA - SERBI

Hasrat Korupsi Perkaya Diri dan Berkelompok Menghamba Pada Nafsu Politik

Catatan Eddie Karsito

Suara Jabar News Com –
Ini cerita politik Wayang di negeri Wayang hari ini. Di negeri Astina, dimana politik dipilih untuk memuluskan hasrat ngurawa bagi segelintir orang.

Semua menjelma Durna, sosok bijak pandita dan waskita, tapi kapabilitasnya digunakan membela kepentingan Kurawa.

Duryudana yang haus kekuasaan, Sengkuni si penghasut, pun si licik Aswatama – mereka yang terus menghamba pada nafsu politik, menciptakan ruang pengadilan yang transaksional.

Hasrat korup memperkaya diri dan kelompoknya dengan mengabaikan dan mengorbankan kepentingan pemilik kekuasaan yang sesungguhnya adalah kawula.

Penguasa Langit segera mendatangkan asubha karma atas kebatilan yang dilakukan para pemimpin berkarakter Dasamuka.

Kini para kawula di negeri Wayang sedang menanti subha karma; menuju pada tatanan moral berkeadilan dan manusiawi. (**)

BACA JUGA :   Hindun Hulopi, Putrì Nelayan Pesisir Teluk Tomini Berjuang Pada Ajang Pemilihan Putri Indonesia 2024.

baca juga

Semarak Cap Go Meh Di Bakul Budaya FIB UI

Yeni

Limbah Kerang Jadi Batako Penghasil Listrik di Tangan Mahasiswa

Yeni

Festival Seni Musik Nusantara Gugah Semangat Indonesia Maju di Kabupaten Bogor

Yeni