PERISTIWA

Buang Limbah Air Kotoran Sembarangan, SMP-SMK PGRI Kota Depok Diprotes Warga

Suara Jabar News, Com (Depok) – Warga Perumahan Aruba RT 05/08 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas mengeluh SMP-SMK PGRI di Depok yang berlokasi di Jalan Belimbing buang limbah air kotor sembarangan.

Pembuangan limbah air kotoran ke area Perumahan Aruba ini disoroti tajam oleh warga karena dinilai sudah tidak lagi menghiraukan lingkungan.

Bayu Kurniawan, salah satu warga yang terkena dampak langsung pembuangan limbah air, mengungkapkan keluhannya kepada wartawan pada Senin (10/11/2025).

Menurut Bayu, pembuangan limbah air kotoran ke area perumahan Aruba ini sudah tidak lagi menghiraukan lingkungan. Tembok rumah saya terkena air limbah kotoran dari sekolah SMP-SMK PGRI.

Diduga, SMP-SMK PGRI telah melakukan pencemaran lingkungan dengan pembuangan air limbah kotoran yang langsung melalui dua pipa paralon. Salah satu pembuangannya mengalir langsung ke Perumahan Aruba Residence yang memang persis bersebelahan dengan sekolah. Bayu Kurniawan, yang tinggal di Blok C16 & C17 RT/05 RW/08 Kelurahan Depok, merasa sangat terganggu.

Menurutnya, “Air limbah yang dibuang setiap hari ini menimbulkan bau tak sedap dan sangat menyengat. Air limbah ini bisa menimbulkan bakteri dan penyakit ISPA atau pernapasan, apalagi kalau meluap hingga ke halaman rumah. Di perumahan kami ini banyak anak-anak kecil yang bermain, dan ini sangat membahayakan bagi kesehatan.”

BACA JUGA :   Hari Ke - 2 Pencarian Korban Longsor di Desa Semangat Gunung Tanah Karo Terus Dilakukan

Dikatakan Bayu bahwa kejadian pembuangan air limbah ke area perumahan ini sudah berlangsung cukup lama. Akhirnya, warga mendatangi pihak sekolah untuk meminta pertanggungjawaban atas pencemaran lingkungan karena sembarangan membuang air limbah kotoran.

“Saya datangi pihak sekolah, ketemu dengan Wakil Kepala Sekolah serta Guru yang bersangkutan dengan pembuangan air limbah kotoran dari sekolah untuk dicari solusinya. Ini sudah berlangsung lama, hingga mencapai tiga tahun berjalan. Ini namanya pembiaran dari pihak sekolah yang mengetahui hal pembuangan limbah kotoran yang bau,” imbuh dia.

Warga Perumahan Aruba Residence berharap pihak Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) segera turun meninjau dan memperbaiki pembuangan air kotoran yang mencemarkan lingkungan tersebut. (TIm)

baca juga

Ledakan Dahsyat Guncang SMAN 72 Jakarta, Jelang Sapat Jumat, Delapan Orang Terluka

Yeni

Terungkap Bukan Milik Noel, KPK 4 Ponsel & 1 Unit Mobil Alphard

Yeni

Bayi yang Lahir di Tanggal 22.02.202 Penuh dengan Kenangan Indah

Yeni