PEMBANGUNAN

Puskesmas Panmas Baru Seluas 3,677 M Segera Akan Dibangun

DEPOK, Suara Jabar News. Com – Acara sosialisasi pembangunan Gedung Puskesmas Pancoran Mas Baru diwarnai aksi protes warga dalam diskusi di Aula Kantor Kelurahan Pancoran Mas, Kamis (16/7/2026).

Warga menegaskan tidak menolak fasilitas kesehatan tersebut, melainkan menuntut solusi konkret atas ancaman banjir parah yang kerap merendam pemukiman mereka.

Proyek garapan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkin) Kota Depok ini akan dibangun setinggi 3 lantai di atas lahan aset pemkot Depok seluas 3.677 meter persegi bekas lapangan voli, ada gedung SPPG dan koperasi.

Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 setelah masa pengerjaan selama 5 bulan.

Tuntutan utama warga terhadap pembangunan proyek puskesmas, karena dampak banjir bisa setinggi perut.

Untuk itu, Warga meminta pemerintah membangun saluran air (drainase) terlebih dahulu sebelum proyek dimulai, karena wilayah tersebut rawan banjir parah saat hujan deras.

Selain itu, warga juga meminta untuk menjaga ekosistem lokal. Pembangunan gedung baru ini dituntut tidak merusak sistem lingkungan permukiman yang sudah ada.

BACA JUGA :   Stasiun Depok Baru Bakal di Tata, Bagaimana Dengan Station Citayam

Kami tidak melarang proyek puskesmas ini. Tapi tolong perhatikan lingkungan kami. Dampak buruk proyek ini kami yang menanggungnya jika banjir datang.” ujarnya

Sementara Kontraktor pelaksana, Sinaga, meminta izin untuk memberikan akses dibukakan jalan di samping Gedung MBG demi kelancaran mobilisasi material proyek.

Kami menyusun perencanaan fisik dan anggaran berdasarkan usulan wilayah beberapa tahun lalu. Melalui sosialisasi ini, kami juga menyerap masukan warga terkait isu lingkungan.” katanya Pipit dari Perwakilan Disrumkin Kota Depok

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Sekdis Kesehatan, perwakilan Puskesmas Pancoran Mas, Camat, Lurah, LPM, serta jajaran Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat setempat.

Warga berharap ada titik temu agar pembangunan tidak mengorbankan keselamatan lingkungan. (Benger)

baca juga

Babai, Kepala Dinas, Camat dan Lurah se Kota Depok “MANGKIR” di Rapat Paripurna “Ganti atau Pecat Saja

Yeni

Musrenbang Kecamatan Cilodong 2025 -2026 Pentingnya Pelatihan digital Untuk Media Kerja

Yeni

Wali Kota Depok Supian Suri Hadiri Forum Renja Dishub Bahas Kemacetan

Yeni