DEPOK, Suara Jabar News.Com* – Kabar baik datang dari dunia pendidikan Kota Depok. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, berhasil mempertahankan disertasinya pada Sidang Terbuka Program Doktor di Universitas Pakuan, Sabtu 1 Agustus 2026.
Dengan demikian Siti resmi menyandang gelar Doktor.
Fokus Riset: Kreativitas Guru Penggerak di Era Digital
Dalam disertasinya, Siti mengangkat tema “Strategi Peningkatan Kreativitas Guru Penggerak Berbasis Kearifan Lokal dan Literasi Teknologi dengan Pendekatan POP-SDM pada Guru Penggerak di Kota Depok”.
Menurutnya, penelitian ini relevan karena pendidikan saat ini sudah memasuki fase transformasi digital. Guru tidak hanya dituntut melek teknologi, tetapi juga kreatif memanfaatkannya.
“Literasi TIK saat ini maknanya sudah berkembang. Guru harus mampu menjadikan teknologi sebagai alat untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan sesuai kebutuhan siswa,” kata Siti kepada wartawan, Selasa (4/8 2026).
Temuan Utama: 5 Faktor Pengungkit Kreativitas
Studi ini menyasar 219 Guru Penggerak dari jenjang TK hingga SMK di Depok dari total 483 orang. Pengolahan data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling, pendekatan Partial Least Square.
Hasil analisis menunjukkan 5 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kreativitas guru,
1.Kepemimpinan visioner
2.Pemberdayaan
3.Religiusitas
4.Budaya gotong royong
5.Literasi teknologi yang efektif
“Kelima aspek ini terbukti menjadi pengungkit utama lahirnya inovasi di kelas dan peningkatan mutu pendidikan,” ungkap Siti.
Rekomendasi untuk Pemkot Depok
Berdasarkan risetnya, Siti mengajukan tiga rekomendasi utama :
1. Perkuat budaya kolaboras, antar guru di lingkungan sekolah
2. Genjot literasi digital, termasuk pemanfaatan _Artificial Intelligence_ dalam pembelajaran
3. Buka ruang inovasi agar guru leluasa mengembangkan metode mengajar baru
Ia berharap hasil disertasinya dapat dijadikan acuan Pemerintah Kota Depok dalam merumuskan kebijakan peningkatan kapasitas guru agar lebih adaptif, kreatif, dan siap menghadapi era digital.
Perjalanan Pengabdian Panjang
Gelar doktor ini melengkapi perjalanan pengabdian Siti di dunia pendidikan. Ia memulai karier sebagai tenaga pendidik di SMAN 3 Depok sejak 1991, lalu meniti karier hingga dipercaya menjadi Kadiskarpus sejak Januari 2026.
Selain aktif menulis modul dan jurnal ilmiah, Siti juga pernah menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun dari Presiden RI pada 2022.
Kehadiran Wakil Ketua DPRD Depok, *Yuni Indriany* dalam sidang menjadi bentuk dukungan legislatif.
“Selamat untuk Ibu Siti. Semoga ilmu barunya bisa diimplementasikan untuk memajukan pendidikan Depok dan memotivasi ASN lain untuk terus belajar,” kata Yuni. (By)
