Suara Jabar News, Com (Depok) – Setelah viral pemberitaan di media sosial, pihak Wisma Sahabat Yesus (WSY) Depok membantah adanya pelarangan ibadah Natal. Romo Robertus Bambang Rudianto, Tokoh WSY, menjelaskan bahwa situasi tersebut sebenarnya adalah proses komunikasi dan silaturahmi antara pengelola wisma dengan warga setempat untuk meninjau ulang kegiatan di lokasi tersebut.
Klarifikasi dari WSY menyatakan, tidak ada pelarangan, pembatasan, atau pembatalan Misa Natal
Proses silaturahmi untuk menjaga kerukunan dan relasi dengan warga sekitar
Ketiadaan Misa pada 24 Desember karena faktor teknis waktu, bukan pelarangan
WSY berencana melanjutkan pertemuan dengan tokoh masyarakat untuk menuntaskan isu yang berkembang dan menjaga kerukunan. Pihak WSY menyayangkan adanya narasi di media sosial yang membingkai kejadian tersebut sebagai konflik atau pelarangan ibadah secara sepihak (sumber)
