EKONOMI & BISNIS

Perubahan Kategori Pelanggan PDAM Tirta Kahuripan Bogor, Dapat Di Cek Lewat HP

Kabupaten Bogor, SJNews.com,- Di awal tahun 2023, Perumda Air Minum atau PDAM Tirta Kahuripan Bogor baru saja mengubah struktur kelompok pelanggan terbaru menjadi 33 kategori pelanggan.

Lantas apa keuntungan kebijakan baru dari PDAM Tirta Kahuripan Bogor ini. Pengkategorian pelanggan akan berpengaruh kepada tarif layanan yang diberikan.

Direktur Umum PDAM Tirta Kahuripan Bogor Abdul Somad menyampaikan, dengan skema pelanggan baru, diharapkan tidak ada lagi pelanggan kurang mampu yang mensubsidi pelanggan mampu.

Di sisi lain, kebijakan ini juga dilakukan semata-mata untuk menciptakan tarif yang adil dan terjangkau sesuai dengan kemampuan pelanggan.

Mulai sekarang pelanggan PDAM Tirta Kahuripan Bogor bisa mengecek perubahan kelompok pelanggan lewat HP masing-masing.

Bagi pelanggan PDAM Tirta Kahuripan Bogor yang ingin mengetahui perubahan struktur kelompok pelanggan dapat menggunakan tautan https://tirtakahuripan.co.id/cek_rekategori.
Bisa juga melalui QR Code di akun instagram resmi PDAM Tirta Kahuripan Bogor atau menghubungi kantor cabang terdekat maupun melalui call center di nomor 1500-412 untuk informasi lebih lanjut.

BACA JUGA :   AKP SYAKHIRUL ALIM S.I.K Samsat Jakarta Barat Wilayah Bebas dari Pungli

Abdul Somad menyampaikan Kebijakan baru PDAM Tirta Kahuripan Bogor ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 21 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No 71 tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum dan Keputusan Gubernur No 610/Kep.980-Rek/2021 tentang Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Air Minum Badan Usaha Milik Daerah di Provinsi Jawa Barat.

Bahkan kebijakan ini pun sudah ditetapkan dengan Keputusan Bupati Nomor : 900.1/Kpts/Per-UU/2022 tanggal 9 Desember 2022 tentang Tarif Air Minum dan Beban Tetap Pelanggan Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor tahun 2023. (By)

baca juga

BKD Kota Depok Berikan Penghargaan 38 Wajib Pajak

Yeni

Bisnis Online, Pemanfaatan Teknologi Digital di Era Revolusi Industri 4.0

Yeni

Pemerintah Membuka Kembali Keran Skspor CPO Minyak Goreng Yang Sempat Di Setop

Yeni