PEMBANGUNAN

Jokowi Bangun Infrastruktur Upaya Perkuat Laju Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

DAERAH, SJNews.com,- Presiden Joko Widodo telah terbukti mampu mewujudkan pembangunan infrastruktur di seluruh penjuru negeri. Masifnya pembangunan yang dilakukan di era pemerintahan Jokowi ini sukses mendorong pemerataan di berbagai daerah.

Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) Riski Kurniawan Nakasri memuji pembangunan yang saat ini masih masif dilakukan oleh Jokowi. Ia mengaku takjub dengan realisasi pembangunan yang mampu menjangkau seluruh daerah di Indonesia.

“Saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat (Jokowi). Banyak sekali infrastruktur nasional yang sedang dikerjakan lebih dari 200 infrastruktur nasional,” ucap Riski di Universitas Andalas, dikutip Minggu (23/01/ 2023).

Riski mengatakan hadirnya infrastruktur yang merata dapat mendorong kemajuan sebuah daerah. Sebab sektor ekonomi pasti akan meningkat jika memiliki infrastrukturnya memadai.

“Tentu terus dibangunnya infrastruktur ini akan meningkatkan ekonomi kita di daerah. Tentu juga akan meningkatkan ekonomi nasional,” ucap Riski.

Riski juga menjelaskan bukti pembangunan Jokowi di Sumatera Barat (Sumbar) yang diyakini mampu mendongkrak ekonomi rakyat. Salah satunya pembangunan jalan tol trans Sumatera yang menghubungkan Sumbar dan wilayah-wilayah lainnya.

BACA JUGA :   Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Perencanaan Musrenbang Harus di Sesuaikan Dengan Anggaran Pendapatan

“Di sumbar misalnya akan ada pembangunan jalan tol. Ketika infrastruktur jalan tol ini dibangun, pasti ekonomi sumbar bergerak,” sebutnya.

Pemerintahan Joko Widodo menargetkan anggaran fantastis pembangunan infrastruktur senilai US$ 412 miliar atau sekitar Rp 5.768 triliun pada periode 2019 2024. Realisasi anggaran besar ini berasal dari pemerintah sebesar 40 persen, BUMN sebesar 25%, dan sisanya melalui sektor swasta.

Adapun alokasi infrastruktur direncanakan untuk transportasi sebesar 60 persen, energi 17 persen, irigasi 10 persen, suplai air dan sanitasi 5 persen, serta informasi dan komunikasi 8 persen. Alokasi tersebut bertujuan untuk meluaskan akses agar sumber daya dan kekayaan Indonesia dapat menyebar merata di luar Pulau Jawa. (Bg)

baca juga

Musrenbang Kelurahan Pengasinan, Sawangan Prioritaskan Program Sosial

Yeni

Musrenbang Cilangkap Akan Bangun Stadion Mini dan Puskesmas

Yeni

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Perencanaan Musrenbang Harus di Sesuaikan Dengan Anggaran Pendapatan

Yeni