Suara Jabar News Com (Depok) – Proyek pekerjaan pengaspalan di depan SD Islam Terpadu Bina Kamil jalan KSU, Tirtajaya dikeluhkan Warga.
Pasalnya pengerjaan pengaspalan dilakukan setinggi 20 cm namun tidak dibuat landai (curam).
Menurut Maulana, pekerjaan pengaspalan berisiko Keselamatan, sebab, lokasi pengerjaan persis berada di depan sekolah, di mana mobilitas kendaraan antar-jemput siswa sangat tinggi, kata Maulana kepada wartawan, Rabu (17/12/2025).
Semestinya pihak jontraktor dinilai abai terhadap keamanan dan potensi kecelakaan bagi pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah.
Jangan sampai sudah terjadi baru di sadari , bahwa pentingnya mitigasi, atau kewaspadaan.
Proyek pengaspalan di depan SDIT Bina Insan Kamil, Ruas Jalan Tole Iskandar – Pondok Rajeg senilai Rp9.814.284.073 miliar sumber dana dari APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2025, pelaksana UPTD I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.
Maulana menyampaikan bahwa prioritas kontraktor terlihat lebih condong pada penyelesaian pekerjaan fisik dibandingkan keselamatan publik. Ketinggian aspal yang mencapai 20 cm tanpa kelandaian yang benar dapat merusak kendaraan dan membahayakan pengendara motor yang melintas, terutama saat jam operasional sekolah. (By)
