DEPOK, Suara Jabar News. com -Untuk mengurai kemacetan di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Aparatur Kecamatan Cimanggis bersama petugas gabungan melakukan penertiban lapak pedagang di sepanjang bahu jalan kawasan Pasar Cisalak, Kota Depok, Sabtu (25/7/2026).
Penertiban ini menjadi langkah awal penataan kawasan agar fasilitas umum kembali berfungsi dan aktivitas jual beli lebih tertib.
Pedagang Diajak Dialog Humanis
Camat Cimanggis, Rahmat Maulana yang akrab disapa Rahmat Pache, mengapresiasi kesadaran para pedagang yang bersedia memindahkan lapak dari bahu jalan dan saluran air.
“Kami melakukan penertiban ini untuk membangun kesadaran bersama dalam merapikan dan menata kawasan Pasar Cisalak,” kata Rahmat di lokasi.
Ia menegaskan, pendekatan yang dikedepankan adalah komunikasi persuasif dan dialog humanis. Sebelum penertiban, pihaknya sudah melakukan sosialisasi berupa surat pemberitahuan hingga pertemuan formal dan informal dengan pedagang.
“Kami berharap dengan kebersamaan dan dukungan seluruh pihak, harapan warga untuk lingkungan yang lebih baik dapat terwujud,” ujarnya.
Akan Lanjut ke Area Dalam Pasar
Rahmat menjelaskan, tahap awal penataan difokuskan di sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor. Selanjutnya akan berlanjut ke area dalam pasar.
Ia mengimbau para pedagang memanfaatkan lorong-lorong kios kosong di dalam Pasar Cisalak. Dengan begitu trotoar dan drainase bisa dikembalikan ke fungsi semula agar pembeli nyaman dan pedagang tetap untung.
Senada disampaikan Sekretaris Satgas Lingkungan Cisalak Pasar, Munir. Ia menyebut pendekatan dialog membuahkan hasil positif.
“Alhamdulillah hari ini berjalan lancar, tanpa ada penolakan. Bahkan para pedagang sendiri turut membantu petugas merapikan barang untuk dipindahkan ke dalam area pasar,” ungkap Cak Munir.
Penataan Lanjutan 28-29 Juli. Rencananya, penataan lanjutan skala lebih besar akan kembali dilakukan Satgas Lingkungan bersama Satpol PP Kota Depok pada 28 hingga 29 Juli 2026.
Melalui langkah gotong royong ini, pemerintah bersama masyarakat berharap kawasan Pasar Cisalak menjadi contoh lingkungan perdagangan yang bersih, tertata rapi, dan nyaman bagi semua pihak.(**)
