PERISTIWA

Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir Terbakar, Puluhan Unit Mobil Damkar Padamkan Api

JAKARTA, Suara Jabar News.Com – Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang berada di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat dilanda kebakaran hebat pada Jumat malam 7 Agustus 2026.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Informasi awal diterima jajaran pemadam kebakaran melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112.

Puluhan Armada dan 100 Personel Turun ke Lokasi

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat langsung merespons. Pada pengerahan awal, 2 unit mobil pemadam dan 10 personel dikirim ke lokasi.

“Kemudian jumlah armada terus ditambah. Total 20 unit mobil pemadam kebakaran bersama 100 personel diterjunkan untuk mengendalikan api,” tulis laporan Command Center Damkar.

Petugas bahu membahu melakukan penyemprotan dari berbagai sisi gedung untuk menjinakkan si jago merah.

Api Bakar Separuh Sisi Kiri Gedung

Pantauan di lokasi, kobaran api tampak membakar separuh area sisi kiri bangunan. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari jarak cukup jauh.

BACA JUGA :   Minyak Goreng Langka dan Mahal Rakyat Kecil Jadi Sengsara

Petugas terus berupaya melakukan penyemprotan air hingga menjangkau bagian atas gedung. Beberapa reruntuhan material yang terbakar terlihat berjatuhan dari lantai atas.

Sejumlah warga sekitar tampak berkumpul di lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Sebagian lainnya mengabadikan peristiwa tersebut menggunakan ponsel.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan petugas. Belum ada informasi resmi terkait ada tidaknya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Petugas masih melakukan pendinginan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak terjadi kebakaran susulan. (**)

baca juga

Masteri Kasus Pembunuhan Noven Cahya Siswi SMK Baranangsiang Bogor, Tuai Sorotan

Yeni

Humas Kemendikti – Saint Dipecat, Hanya Karena Meja Kerja Menteri Tak Diganti

Yeni

Kasus Dugaan Korupsi 43 Miliar Penggunaan Dana DPRD Karo Dpertanyakan

Yeni