HUKUM

MK Putuskan Penghinaan Terhadap Pemerintah Tak Bisa Dipidana, Pasal 240 & 241 KUHP Dinyatakan Tidak Berlaku

JAKARTA, Suara Jabar News Com – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa penghinaan terhadap pemerintah atau lembaga negara tidak lagi dapat dipidana. Melalui Putusan Nomor 282/PUU-XXIII/2025 yang diucapkan dalam sidang pleno terbuka untuk umum, MK menyatakan norma khusus mengenai delik penghinaan dalam Pasal 240 dan Pasal 241 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Putusan ini sekaligus mempertegas batasan antara kritik terhadap kebijakan atau kinerja pemerintah dengan tindakan pidana. Artinya, warga negara bebas menyampaikan kritik tanpa ancaman pidana berdasarkan pasal tersebut, selama tidak memenuhi unsur delik lain yang masih berlaku dalam ketentuan hukum positif.

Sebagai putusan yang bersifat erga omnes, keputusan MK ini mengikat secara umum dan menjadi landasan baru dalam perlindungan kebebasan berekspresi serta hak mengkritik penyelenggara negara di Indonesia. (**)

BACA JUGA :   KEJARI KABUPATEN BOGOR Di DESAK BONGKAR KORUPSI RSUD PARUNG: "HENTIKAN SANDIWARA HUKUM!"

baca juga

Atensi Presiden Prabowo Terhadap “MEGA KORUPSI” di BUMN PLN, ASABRI, KRAKATAU STEEL Segera Diusut Tuntas

Yeni

Nah Loh, Aktivis 98 Ini Geram Polisikan Ubedillah ke Polda Metro Jaya

Yeni

Pengadaan Beton Di Dinas PUPR Kota Depok Diduga Kongkalingkong, SBU Yang Matipun Dapat Proyek

Yeni