OLAHRAGA

PORPROV Jabar 2026: PERPANI Kota Bekasi Bidik 5 Emas, Kirim 23 Pemanah Elite

PORPROV Jabar 2026: PERPANI Kota Bekasi Bidik 5 Emas, Kirim 23 Pemanah Elit

BEKASI, Suara Jabar News Com – Ambisi besar ditunjukkan oleh Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Bekasi menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat 2026.

Memasuki hitungan mundur satu bulan sebelum pesta olahraga terbesar di Tatar Pasundan tersebut, kontingen panahan Kota Bekasi tidak lagi bermain aman. Mereka menargetkan transformasi total, dari pemburu perak menjadi raja emas.

Sekretaris Umum PERPANI Kota Bekasi, Sugeng Wiyono, S.E., M.H., menegaskan bahwa 23 pemanah terbaik telah disiapkan untuk mengguncang arena PORPROV. Para atlet ini akan turun di berbagai nomor, mulai dari divisi compound hingga standard national, baik perorangan maupun beregu.

Persiapan matang terus dilakukan, termasuk penyelarasan peralatan yang menjadi kunci presisi seorang pemanah.

Hal ini terlihat dalam agenda penyerahan dan penyesuaian peralatan yang digelar di Grand Arsyilla Wulan Sari, Bekasi, baru-baru ini.

Peralatan harus dipakai terlebih dahulu agar atlet bisa menyesuaikan rasa dan kecocokan

“Dengan waktu sekitar satu bulan sebelum PORPROV, kami berharap peralatan yang diserahkan hari ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk adaptasi,” ujar Sugeng di sela-sela kegiatan.

Dari Perak Menuju Emas

Target PERPANI Kota Bekasi kali ini menunjukkan lonjakan optimisme yang signifikan. Jika pada edisi sebelumnya Kota Bekasi harus puas mengoleksi lima medali perak, kali ini manajemen memasang target lebih tinggi: lima medali emas.

“Pengurus memberikan target peningkatan. Dari lima perak menjadi lima emas. Kami melihat potensi atlet Kota Bekasi yang sangat menjanjikan berdasarkan hasil evaluasi di beberapa event terakhir,” tegas Sugeng.

BACA JUGA :   Stop bilang domino “cuma mainan” Olahraga Domino Naik Kelas, Kini Jadi Cabang Resmi Berbasis Strategi & Sportivitas

Optimisme ini bukan tanpa dasar. Deretan prestasi pra-PORPROV menjadi modal psikologis yang kuat. Atlet Kota Bekasi tercatat menjadi juara umum di Cirebon, meraih tiga emas di Tasikmalaya, dan menyabet dua emas pada kejuaraan terbaru di Bandung. Konsistensi prestasi ini menjadi sinyal bahwa skuad Bekasi siap menjadi penantang serius.

Menjelang fase krusial, fokus beralih pada pemantapan mental melalui sesi scoring rutin.

Menurut Sugeng, scoring bukan sekadar latihan, melainkan simulasi tekanan untuk mengukur kesiapan mental atlet.

Sementara itu, strategi Training Center (TC) juga sedang digodok. Idealnya TC berlangsung sebulan penuh, namun keterbatasan anggaran memaksa manajemen memampatkan pemusatan latihan menjadi satu pekan sebelum laga.

“Lokasinya sudah disiapkan dan dicek pelatih. Namun, detail lokasi kami rahasiakan karena ini bagian dari strategi kontingen agar tidak terbaca lawan,” tambahnya.

Sugeng juga menyoroti realita bahwa dukungan anggaran untuk peralatan panahan yang mahal masih menjadi tantangan.

Banyak atlet yang harus merogoh kocek pribadi untuk melengkapi busur dan aksesorisnya. Ia berharap, torehan medali di PORPROV nanti dapat menjadi argumen kuat untuk meningkatkan perhatian dan dukungan pembinaan ke depannya.

Tantangan Bandung

Di kancah Jawa Barat, Kota Bandung diprediksi menjadi rival terberat yang harus diwaspadai. Namun, PERPANI Bekasi memilih untuk fokus pada kekuatan internal.

Busur boleh berbeda merek, dan anak panah boleh melesat dengan kecepatan yang bervariasi. Namun, satu misi menyatukan 23 pemanah Kota Bekasi: mematrikan nama kota mereka di puncak klasemen dan mengubah kenangan lima perak menjadi lima emas yang gemilang di PORPROV Jabar 2026 nsnti.(**)

baca juga

PWOIN Kota Depok Sukses Gelar, Turnamen Catur Perseorangan

Yeni

Disambut Meriah Suporter, Patrick Kluivert Tiba di Bandara

Yeni

Hasil Piala Dunia 2022 Kamerun Vs Serbia Skor 3 – 3

Yeni