PENDIDIKAN

Pendaftaran Siswa Baru 2025, Walikota Depok Saja Tak Bisa Intervensi

Suara Jabar News Com (Depok) – Walikota Depok Supian Suri didampingi Wakil Walikota Chandra Rahmansya melalui Dinas Pendidikan meresmikan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Aula Teratai Balai Kota Depok, Lantai 1, Jln, Margonda Senin (26/5/2025).

Acara sosialisasi dan pendatanganan bentuk komitmen bersama PSMB ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, didampingi Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Kota Depok, unsur forkopimda, perwakilan organisasi masyarakat, serta para camat dari seluruh wilayah Depok.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kota Depok terhadap transparansi dan integritas dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya di sekolah negeri.

” Saya memahami
apa yang di harapkan masyarakat agar anak – anaknya mereka bisa diterima di sekolah negeri, namun saya mohon maaf, secara pribadi tidak bisa membantu atau intervensi dalam proses tersebut. Kami ingin memastikan bahwa penerimaan siswa baru, berjalan secara adil dan transparan sesuai aturan “, sebut Supian Suri

Sementara itu, Siti Khodijah kepala Dinas Pendidikan kota Depok mengatakan, dengan di laksanakan SPMB ini dapat berjalan dengan baik, dan quota siswa telah di informasikan, satu rombel sebanyak 40 siswa.

” Mau tidak mau, aturan ini kita harus ta’ati dan ini sudah di kunci, kita tidak bisa nambah – nambahin, kalau ngurangi boleh”, tandas Siti.

Dikesempatan itu, Bahrudin kasie kelembagaan dan peserta Didik SMP
Panitia PPDB
Tim perumus juknis Disdik Kota Depok menjelaskan, jalur masuk sekolah TK, SD dan SMP Negri di kota Depok sesuai quota yang ada. Memang ada bantuan terhadap siswa – siswa yang tidak mampu. Seperti yang telah kita jalani sebelumnya,
contohnya, Kartu Depok Sejahtera (KDS), sesuai dengan kriteria sebagai orang yang tidak mampu dan mereka harus warga kota Depok yang memiliki Kartu Keluarga (KK) kota Depok juga, imbuhnya.

BACA JUGA :   Kuliah Sambil Kerja Bisa Lulus Tepat Waktu? Simak Tipsnya

Tujuannya pemerintah tak lain adalah untuk mensejahterakan warga kota Depok

Jadwal penerimaan siswa baru tingkat TK,SD dan SMP akan dilakukan serentak, dimulai tanggal 2 Juni hingga 16 pendaftaran tahap 1 dan tahap II.

Soal sistem Zonasi, Baharudin katakan, kita harus bisa membedakan jalur domisili dengan surat keterangan domisili ini bukan hal yang sama memang jalurnya ke wilayahan itu, hanya untuk yang terkena bencana alam, contohnya seperti kebanjiran, kebakaran, rumah rusak harus ada keterangan dari Disdukcapil, terangnya.

Sedangkan keterangan domisili itu tidak berlaku di jalur domisili terkecuali terkena bencana, itu berlaku di jalur prestasi yang 5 persen tersebut.

Kalau orang tuanya bekerja ke Kota Depok karena di mutasi belum tentu dia punya KK.

Berkaitan yang quota untuk 40 Rombel siswa, itu disesuaikan dengan sekolah yang mengajukan, karena ada juga 32, 34, 36 dan ada yang 38 hingga 40 yang telah di SK kan oleh kepala Dinas Pendidikan yang sudah kita upload ke kementerian, jadi tidak rata 40 Rombel, jelasnya

Acara sosialisasi SPMB ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD Kota Depok, sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi PPDB jujur dan berintegritas.
pungkasnya (By)

baca juga

Kadisdik Jawa Barat : Penahanan Ijasah Jenjang Pendidikan SLTA Dapat Dilaporkan Lewat Aplikasi Silapiz

Yeni

Temukan Passion di Tengah Ketidakpastian & Ketidakstabilan Dunia kerja, Simak 3 Tips ini !..

Yeni

Kapolres Cianjur- AKBP Doni Hermawan Pimpin Upacara DI SMAN 1 Cianjur, Siswa/i Untuk Turut Berperan Menjaga Kamtibmas

Yeni